AS Kirim 3.750 Tentara Tambahan ke Perbatasan Meksiko

CNN Indonesia | Senin, 04/02/2019 09:59 WIB
AS Kirim 3.750 Tentara Tambahan ke Perbatasan Meksiko Kemhan AS akan mengirim 3.750 personel militer tambahan ke perbatasan dengan Meksiko sementara Donald Trump masih berusaha meminta dana untuk membangun tembok. (Reuters/Delcia Lopez)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pertahanan Amerika Serikat akan mengirim 3.750 personel militer tambahan ke perbatasan dengan Meksiko sementara Presiden Donald Trump masih berusaha meminta dana untuk membangun tembok.

"Kementerian Pertahanan akan mengerahkan sekitar 3.750 personel tambahan AS untuk memberikan dukungan tambahan kepada Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) di perbatasan barat daya negara yang disetujui oleh Plt Menhan Pat Shanahan pada 11 Januari lalu," bunyi pernyataan Pentagon pada Minggu (3/2).

Kementerian tersebut memaparkan pengerahan personel ini akan berlaku selama tiga bulan. Tugas utama ribuan personel itu adalah "untuk mengawasi hingga akhir September 2019, serta penempatan sekitar 150 mil kawat berduri di setiap gerbang masuk perbatasan."
Penambahan pasukan ini menjadikan total personel militer di perbatasan AS-Meksiko saat ini berjumlah sekitar 4.350 orang. Dikutip AFP, sekitar Oktober lalu, Trump telah mengerahkan seribu personel militer ke perbatasan untuk membendung gelombang imigran ilegal.


Lawan politik Trump menganggap penambahan personel ke perbatasan merupakan "aksi politik yang dirancang untuk menciptakan ilusi krisis."

Rencana pengerahan pasukan tambahan ke perbatasan ini muncul menjelang tenggat waktu yang diberikan Trump kepada Kongres untuk menyetujui pendanaan pembangunan tembok perbatasan.
Perdebatan anggaran tersebut sempat memicu penutupan pemerintah atau governement shutdown selama sebulan sejak 22 Desember lalu, yang terlama sepanjang sejarah.

Penutupan ini terjadi karena Kongres tak menyepakati rencana anggaran. Partai Republik mendukung permintaan Trump, sementara Partai Demokrat menolak.

Trump menganggap penambahan anggaran digunakan untuk memperluas bagian dinding perbatasan demi menghentikan para imigran ilegal yang masuk dari Meksiko. Ia anggap gelombang imigran yang masuk AS sebagai "invasi penjahat yang tidak terkendali."

"Dengan mobil-mobil karavan yang berbaris di perbatasan Meksiko menuju AS, Partai Republik harus siap untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk keamanan perbatasan yang KUAT," kicau Trump melalui Twitter-nya.

"Demokrat tidak melakukan apa-apa. Jika tidak ada tembok, tidak akan ada keamanan. Perdagangan manusia, kartel narkoba, dan penjahat dari semua dimensi. AWAS!"



Sementara itu, petinggi Demokrat di Kongres yang mendominasi Dewan Perwakilan AS, menganggap proposal penambahan dana yang diajukan Trump terlalu tinggi.

Selain itu, Demokrat juga menganggap Trump menjadikan proyek tembok tersebut sebagai perang politik untuk menjelek-jelekkan imigran dan memuaskan keinginannya semata.

[Gambas:Video CNN] (rds/has)