Helikopter Militer Jatuh di Markas PBB di Daerah Sengketa

CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 10:07 WIB
Helikopter Militer Jatuh di Markas PBB di Daerah Sengketa Ilustrasi. (Reuters/Ints Kalnins)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah helikopter militer milik Ethiopia dilaporkan jatuh di kompleks Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Abyei, kawasan yang disengketakan oleh Sudan dan Sudan Selatan.

Melalui pernyataan resmi pada Minggu (10/2), PBB melaporkan bahwa insiden itu terjadi di dalam markas Pasukan Keamanan Interim PBB untuk Abyei (UNISFA) akhir pekan lalu dan "menewaskan tiga anggota krunya."

"Sepuluh penumpang terluka dengan tiga di antaranya dalam kondisi kritis," demikian pernyataan PBB yang dikutip AFP.
Insiden ini terjadi ketika helikopter MI-8 itu membawa pasukan penjaga perdamaian Ethiopia dari Kadugli di Sudan menuju Abyei, kawasan yang disengketakan sejak Sudan Selatan merdeka pada 2011.


"Kami sedang menyelidiki insiden itu," ujar Kepala Misi dan Pasukan UNISFA, Gebre Adhana Woldezgu.

Gebre mengatakan bahwa sisa pasukan penjaga perdamaian Ethiopia direpatriasi ke Addis Ababa pada Minggu (10/2), dalam sebuah upacara yang dihadiri ratusan personel UNISFA.
"[Kami] memberikan penghormatan terakhir bagi penjaga perdamaian yang gugur dengan menaruh karangan bunga dan mengingat pengabdian heroik para pasukan penjaga perdamaian PBB," tulis UNISFA.

Ethiopia merupakan satu-satunya negara yang menerjunkan pasukan untuk UNISFA, dengan sekitar 4.500 tentara di lapangan.

Dewan Keamanan PBB mengapresiasi pengiriman ini karena situasi di Abyei dan sepanjang perbatasan Sudan dan Sudan Selatan "terus menimbulkan ancaman terhadap perdamaian internasional." (has/has)