Walau Krisis di Venezuela, PPLN Ajak WNI Karaoke Usai Nyoblos

CNN Indonesia | Selasa, 16/04/2019 13:20 WIB
Walau Krisis di Venezuela, PPLN Ajak WNI Karaoke Usai Nyoblos Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah krisis di Venezuela, warga negara Indonesia (WNI) tetap antusias menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Umum 2019. Mereka bahkan menggelar karaoke bersama usai mencoblos.

"Panitia Pemilihan Luar Negeri Caracas beserta jajaran KPPSLN sukses menyelenggarakan Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif 2019 pada TPSLN Caracas di tengah krisis yang mendera Venezuela pada Minggu, 14 April," demikian pernyataan PPLN Caracas yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (10/4).
Bertempat di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia di Caracas, sebanyak 29 DPT dan 4 DPTB memberikan suaranya. Tak hanya mencoblos, para WNI juga menggunakan ajang ini untuk bersilaturahmi.

"Sesuai semangat Pemilu sebagai pesta demokrasi rakyat Indonesia, kegiatan pemungutan suara di TPSLN Caracas juga dimeriahkan dengan acara karaoke dan santap kuliner Indonesia bersama WNI di Venezuela," tulis PPLN Venezuela.


Selain di ibu kota, PPLN Caracas juga menyelenggarakan pemilu menggunakan metode Kotak Suara Keliling (KSK) di Puerto La Cruz pada 8 April juga di KSK Trinidad dan Tobago pada 12-13 April.

"Pada KSK Puerto La Cruz tercatat sebanyak 13 DPT dan 8 DPTB, sedangkan pada KSK Trinidad & Tobago tercatat sebanyak 160 DPT," demikian keterangan PPLN Caracas.

[Gambas:Video CNN]

Tak hanya itu, PPLN Caracas juga memfasilitasi WNI yang tersebar di Grenada, St. Lucia, St. Vincent & Grenadines dengan metode pos yang diikuti 20 DPT.

Rangkaian pemilu di Caracas akan ditutup dengan penghitungan suara pada Rabu (17/4) yang akan disaksikan pula oleh para WNI di Venezuela.

Venezuela sendiri kini tengah dilanda krisis usai didera hiperinflasi sejak beberapa tahun belakangan.

Dari segi politik, Venezuela juga sedang mengalami krisis kepemimpinan karena perebutan takhta antara Presiden Nicolas Maduro dan pemimpin oposisi, Juan Guaido. (has/has)