ISIS Klaim Anggotanya Tewas Dalam Baku Tembak di Sri Lanka

CNN Indonesia | Minggu, 28/04/2019 13:25 WIB
ISIS Klaim Anggotanya Tewas Dalam Baku Tembak di Sri Lanka Ilustrasi aparat Sri Lanka usai teror bom. (AP Photo/Eranga Jayawardena)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim sejumlah pengikut mereka meninggal dalam peristiwa baku tembak dan bom bunuh diri di sejumlah tempat di Sri Lanka, pada Sabtu (27/4) kemarin. Saat itu anggota polisi dan tentara memang sedang menggerebek persembunyian anggota jejaring kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ) dan Jemaah Agama Ibrahim (JMI) yang diduga menjadi pelaku serangan bom pada 21 April lalu.

"Baku tembak melawan pihak kepolisian dengan senapan otomatis, dan setelah menghabiskan amunisi, mereka meledakkan peledak pada ikat pinggang," tulis media propaganda ISIS, Amaq News Agency, seperti dikutip dari AFP, Minggu (28/4).
Menurut klaim Amaq, tiga orang yang meledakkan diri adalah anggota ISIS. Bom diledakkan pasca baku tembak dengan pihak kepolisian Sri Lanka.

Kepolisian Sri Lanka menggerebek sejumlah tempat setelah mendapat informasi para pelaku bom Paskah Sri Lanka bersembunyi di wilayah Kalmunai, sekitar 370 kilometer dari Ibu Kota Kolombo. Kalmunai merupakan kampung halaman salah satu dalang bom bunuh diri, Zahra Hashim. Dia dilaporkan meninggal saat meledakkan bom di Hotel Shangri-La.


Baku tembak antara aparat dan para teroris berlangsung selama berjam-jam. Setelah itu terdengar ledakan, yang merupakan bom bunuh diri.
Sebanyak 15 orang tewas akibat bom. Pihak kepolisian menyebut korban termasuk tiga wanita dan enam anak-anak.

Enam hari sebelumnya, mereka diduga melakukan rangkaian serangan bom pada Hari Raya Paskah di tiga gereja dan tiga hotel mewah Sri Lanka. Peristiwa ini pun menyebabkan 253 orang meninggal dan 500 orang terluka.

[Gambas:Video CNN] (els)