FOTO: Kerusuhan Warnai Demo Kudeta di Venezuela

AFP & Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 01/05/2019 14:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Demonstran yang disebut akan melakukan kudeta di Venezuela melawan petugas keamanan dan menimbulkian kerusuhan dalam aksinya.

Para demonstran menghadapi tentara militer dan kendaraan mereka di basis lapangan udara Generalisimo Francisco de Miranda Airbase
Kelompok demonstran bentrok dengan polisi di jalan-jalan ibukota Venezuela, Selasa (30/4) waktu setempat. Pihak berweang menyiapkan tank untuk menjaga keamanan (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Para pendemo anti pemerintah dilengkapi dengan amunisi yang digunakan oleh pasukan pemberontak untuk melawan Presiden Venezuela Nicolas Maduro (AP Photo/Boris Vergara)
Anggota Pasukan Keamanan Bolivarian yuang setia pada pemerintahan Presiden Nicolas Maduro tengah diantara kepulan asap gas air mata yang ditembakkan pendukung pemimpin oposisi Venezuela yang mendeklarasikan diri sebagai presiden Juan Guaido. (Photo by Yuri CORTEZ / AFP)
Kericuhan ini pecah setelah  pemimpin oposisi Juan Guaido menyerukan militer untuk bangkit melawan Presiden Nicolas Maduro (Photo by Federico PARRA / AFP)
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza menuding pasukan oposisi ini bergerak di bawah arahan Amerika Serikat (REUTERS/Carlos Eduardo Ramirez)
Bentrokan ini terjadi setelah terjadi ketegangan politik selama berbulan-bulan antara Presiden Nicholas Maduro yang didukung Rusia, China, dan Kuba dan Guaido yang didukung AS dan 50 negara lain. (REUTERS/Ueslei Marcelino)
Kemlu Venezuela menyebut sebanyak 30 ribu dari total 200 ribu tentara Venezuela mendukung Guaido (REUTERS/Carlos Garcia Rawlins)
Seorang pendukung oposisi melemparkan bom molotov saat kerusuhan terjadi (Photo by Matias DELACROIX / AFP)
Pasukan pendukung oposisi juga menembakkan kembang api kepada kendaraan tentara nasional Bolivarian dalam usaha mereka mengudeta Presiden Maduro  (AP Photo/Ariana Cubillos)
Demonstran oposisi diserang oleh pasukan nasional Venezuela di dekat jalan di basis lapangan udara Generalisimo Francisco de Miranda
Sebanyak 69 orang dilaporkan terluka akibat bentrokan ini (REUTERS/Ueslei Marcelino)