AS Jual Rumah Mewah di Beverly Hills Hasil Korupsi 1MDB

AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 04/05/2019 18:21 WIB
AS Jual Rumah Mewah di Beverly Hills Hasil Korupsi 1MDB Amerika Serikat berupaya menjual rumah mewah di Beverly Hills yang diduga hasil korupsi 1MDB seharga Rp553,8 miliar. (Reuters/Olivia Harris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak berwenang Amerika Serikat berupaya menjual rumah mewah seharga US$39 juta (setara Rp553,8 miliar) yang diduga dibeli warga Malaysia dengan uang skandal 1MDB.

Dokumen pengadilan mengungkap Low Taek Jho diduga memiliki peran sentral dalam skandal 1MDB. Low sendiri sudah didakwa secara in absentia di Malaysia dan Amerika. Kedua negara sedang berusaha memulihkan aset-aset yang dibeli dengan uang korupsi 1MDB.


Di antara aset-aset tersebut adalah rumah yang dibeli Low pada 2012, yang berlokasi di Beverly Hills, Los Angeles--lokasi rumah banyak bintang Hollywood.


Jaksa AS dan perusahaan induk Low sepakat untuk menjual properti tersebut, menurut dokumen pengadilan California, Jumat (3/5).

"Properti itu berisiko mengalami kerusakan karena kemungkinan tidak akan dihuni selama [proses hukum yang sedang berlangsung].Biaya memelihara properti itu mahal dan/atau tidak proporsional dengan nilai pasar wajarnya," bunyi keterangan dokumen tersebut.

Meski begitu, proses hukum terkait rumah itu akan terus dilakukan meski ada kesepakatan soal penjualan rumah. Hasil dari penjualan tetap akan disimpan di rekening pemerintah sampai proses hukum berakhir.

Juru bicara Low dalam sebuah pernyataan menyambut "upaya bersama untuk menjaga nilai properti sambil memastikan klaim pemilik dilindungi."


Low yang punya reputasi sebagai playboy kelas kakap, keberadaanya saat ini tidak diketahui. Ia juga membantah semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Miliaran dolar dana 1MDB diduga dicuri oleh mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak beserta kroninya, dan dihabiskan untuk berbagai macam hal, mulai dari real estat hingga karya seni.

Skandal ini berperan besar dalam kekalahan Najib dari Mahathir Mohamad tahun lalu. Najib saat ini berada dalam tahanan dan telah diadili bulan lalu.

Pemerintahan Malaysia di bawah Mahathir telah membuka kembali penyelidikan 1MDB dan berjanji untuk mendapatkan kembali uang yang dicuri. Bloomberg News pekan ini melaporkan AS sendiri bakal segera mengembalikan sekitar US$200 juta dana dari 1MDB kepada Malaysia.

[Gambas:Video CNN] (stu)