"Kami berharap pihak Turki juga dapat sungguh-sungguh menghormati kepentingan China dalam melindungi kedaulatan dan keamanan nasional, serta mendukung upaya China memberantas teroris 'Turkistan Timur' dan menjaga situasi kerjasama strategis antara kedua negara ini," ujar diplomat senior sekaligus Penasihat Negara China, Wang Yi, seperti dilansir Reuters, Jumat (17/5).
China menyatakan selalu menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Turki, bahkan mendukung dalam menjaga keamanan serta stabilitas nasional negaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Turki sempat mengkritik China terkait pemenuhan hak-hak penduduk Muslim Turki di daerah Xinjiang tersebut.
Sejauh ini, China menyatakan proses deradikalisasi di Xinjiang dengan membangun 'kamp pelatihan' telah membawa kestabilan keamanan.
Namun, pemerintah China dituduh melanggar hak asasi manusia terkait pendirian kamp yang mereka sebut 'pusat pelatihan keterampilan'. Sebab, banyak pengakuan dari sejumlah etnis Uighur beberapa kerabat mereka dimasukkan paksa ke kamp itu bahkan dilaporkan hilang. (ajw/ayp)