Marinir AS Tewas Saat Latihan Militer di Australia

CNN Indonesia | Rabu, 29/05/2019 22:26 WIB
Marinir AS Tewas Saat Latihan Militer di Australia Ilustrasi anggota Korps Marinir Amerika Serikat. (REUTERS/Athit Perawongmetha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang marinir Amerika Serikat, Kopral Muda Hans Sandoval-Pereyra, tewas setelah mengalami cedera saat melakukan latihan militer rutin di Darwin, Australia.

Komandan pasukan AS di Darwin, Kolonel Russ Boyce, melaporkan Sandoval-Pereyra mengalami kecelakaan saat mengemudikan kendaraan dalam latihan pada Sabtu (25/5).
Boyce menuturkan Sandoval-Pereyra sempat diterbangkan ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak terselamatkan.

"Dia (Sandoval-Pereyra) adalah anggota tercinta dari pasukan kami dan simpati kami menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga dan keluarganya," kata Boyce pada Rabu (29/5) seperti dikutip AFP.


"Kami juga sangat berterima kasih kepada mitra kami Australia atas upaya gagah berani mereka untuk menyelamatkan hidup marinir muda kami," tambahnya.

Selain Sandoval-Pereyra, seorang rekannya juga ikut cedera dalam kecelakaan tersebut meski kondisinya saat ini sudah berangsur pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit.
Boyce menuturkan investigasi masih dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Berdasarkan aturan aliansi pertahanan AS-Australia, ribuan marinir terus bergantian ditugaskan di Darwin sejak 2012 lalu.

Kecelakaan dalam militer yang menewaskan serdadu AS bukan yang pertama terjadi. Sekitar akhir tahun lalu, lima pilot angkatan udara AS tewas dalam tabrakan pesawat ketika latihan.

Kecelakaan pada Desember lalu itu melibatkan jet tempur F/A-18 yang berisikan dua awak dan pesawat pengisi bahan bakar KC-130 yang mengangkut lima awak.
Kedua pesawat itu bertabrakan sekitar pukul 01.42 waktu lokal di lepas pantai sekitar 321 kilometer dari Pantai Iwakuni, Jepang. (rds/ayp)