Komandan pasukan AS di Darwin, Kolonel Russ Boyce, melaporkan Sandoval-Pereyra mengalami kecelakaan saat mengemudikan kendaraan dalam latihan pada Sabtu (25/5).
"Dia (Sandoval-Pereyra) adalah anggota tercinta dari pasukan kami dan simpati kami menyampaikan simpati terdalam kepada keluarga dan keluarganya," kata Boyce pada Rabu (29/5) seperti dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Sandoval-Pereyra, seorang rekannya juga ikut cedera dalam kecelakaan tersebut meski kondisinya saat ini sudah berangsur pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit.
Berdasarkan aturan aliansi pertahanan AS-Australia, ribuan marinir terus bergantian ditugaskan di Darwin sejak 2012 lalu.
Kecelakaan dalam militer yang menewaskan serdadu AS bukan yang pertama terjadi. Sekitar akhir tahun lalu, lima pilot angkatan udara AS tewas dalam tabrakan pesawat ketika latihan.
Kecelakaan pada Desember lalu itu melibatkan jet tempur F/A-18 yang berisikan dua awak dan pesawat pengisi bahan bakar KC-130 yang mengangkut lima awak.