Saudi Sebut Kembali Cegat Drone Pemberontak Houthi

CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 14:44 WIB
Saudi Sebut Kembali Cegat Drone Pemberontak Houthi Ilustrasi anggota pemberontak Houthi di Yaman. (REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan Udara Arab Saudi dilaporkan mencegat dua pesawat nirawak atau drone yang diluncurkan pemberontak Houthi dari negara tetangga, Yaman, Senin (10/6) kemarin.

Mengutip pernyataan koalisi militer Saudi, kantor berita SPA melaporkan kedua drone tersebut menargetkan distrik Khamis Mushait yang terletak di selatan Saudi.
Tak ada kerusakan yang dilaporkan terjadi akibat insiden tersebut.

Sementara itu, dikutip AFP, Selasa (11/9), kantor berita Houthi, Al-Masirah, mengatakan drone tersebut menargetkan pangkalan angkatan udara King Khalid yang terletak di dekat Khamis Mushait.


SPA melaporkan serangan drone tersebut berlangsung menyusul peningkatan serangan udara yang dilakukan koalisi Saudi terhadap sejumlah basis Houthi di utara Provinsi Hajjah, Yaman, dalam beberapa waktu terakhir.

Serangan udara koalisi dilakukan setelah Houthi meluncurkan sejumlah serangan drone dan rudal terhadap Saudi dalam sebulan terakhir.
Pada Mei lalu, Angkatan Udara Saudi juga menembak sebuah drone serang diduga milik Houthi, yang ingin menargetkan bandara udara Jizan.

Bandara tersebut terletak dekat perbatasan Yaman-selatan Saudi. Bandara tersebut melayani ribuan warga sipil Saudi setiap hari.

Tak ada kerusakan dan korban jiwa dalam insiden itu.

Sejak koalisi Saudi turun tangan dalam perang sipil di Yaman pada 2015 lalu, Houthi setidaknya telah meluncurkan rudal ke arah Makkah sebanyak tiga kali.

[Gambas:Video CNN]

Hingga kini, sebanyak puluhan ribu orang tewas dalam perang sipil berkepanjangan itu. Sebagian besar korban tewas tersebut merupakan warga sipil. (rds/ayp)