Utusan Ethiopia yang dikirim sebagai mediator antara kedua belah pihak, Mahmoud Dirir mengatakan bahwa Dewan Militer juga telah setuju untuk membebaskan tahanan politik. Melansir Reuters, pembebasan tahanan politik menjadi langkah awal Dewan Militer untuk membangun kepercayaan.
Dirir dikirim oleh Perdana Menteri Ethiopia, Abiy Ahmed, untuk melakukan misi mediasi di Sudan sejak pekan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah tersebut menunjukkan adanya posisi yang melunak setelah pembicaraan antara kedua belah pihak runtuh pasca-kerusuhan beberapa waktu lalu.
Aksi menewaskan puluhan orang di antaranya. Aksi juga menjadi pukulan atas harapan menuju pemilihan demokratis setelah penggulingan pemimpin sebelumnya, Omar al-Bashir.
Akibat kebuntuan antara kedua belah pihak, Aliansi Deklarasi Kebebasan dan Perubahan (DFCF) memulai aksi mogok. Aksi membuat banyak aktivitas di Khartoum terhenti.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)