Omar al-Bashir Didakwa atas Tuduhan Kasus Korupsi
CNN Indonesia
Jumat, 14 Jun 2019 04:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Sudan Omar al-Bashir didakwa atas tuduhan kasus korupsi pada Kamis (13/6). Dakwaan muncul lebih dari dua bulan setelah militer menggulingkan al-Bashir pada April lalu.
"Jaksa penuntut umum mengumumkan penyelesaian semua investigasi dalam kasus yang diajukan terhadap Presiden Omar al-Bashir," kata media pemerintah Sudan, SUNA, melansir AFP.
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa al-Bashir menghadapi tuduhan termasuk terkait kepemilikan dana asing dan perolehan kekayaan secara ilegal.
Pada April lalu, penguasa militer Sudan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan mengatakan bahwa lebih dari US$113 juta uang tunai telah disita dari kediaman al-Bashir.
Bashir mendapatkan kursi kepemimpinannya dalam kudeta yang didukung Islam pada 1989 silam.
Di bawah kepemimpinan al-Bashir, Sudan mengalami tingkat korupsi yang tinggi. Sudan bahkan menduduki posisi ke-172 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi 2018 milik Transparency International.
Mei lalu, jaksa penuntut umum memerintahkan pemeriksaan al-Bashir atas pencucian uang dan pendanaan terorisme. Selain itu, al-Bashir juga didakwa atas pembunuhan para demonstran selama unjuk rasa anti-rezim yang menyebabkan berakhirnya kekuasaannya.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)
"Jaksa penuntut umum mengumumkan penyelesaian semua investigasi dalam kasus yang diajukan terhadap Presiden Omar al-Bashir," kata media pemerintah Sudan, SUNA, melansir AFP.
Seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa al-Bashir menghadapi tuduhan termasuk terkait kepemilikan dana asing dan perolehan kekayaan secara ilegal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bashir mendapatkan kursi kepemimpinannya dalam kudeta yang didukung Islam pada 1989 silam.
Di bawah kepemimpinan al-Bashir, Sudan mengalami tingkat korupsi yang tinggi. Sudan bahkan menduduki posisi ke-172 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi 2018 milik Transparency International.
Mei lalu, jaksa penuntut umum memerintahkan pemeriksaan al-Bashir atas pencucian uang dan pendanaan terorisme. Selain itu, al-Bashir juga didakwa atas pembunuhan para demonstran selama unjuk rasa anti-rezim yang menyebabkan berakhirnya kekuasaannya.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)