Hong Kong Kembali Normal Jelang Demo RUU Ekstradisi Lanjutan

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 12:40 WIB
Hong Kong Kembali Normal Jelang Demo RUU Ekstradisi Lanjutan Situasi di Hong Kong berangsur normal menjelang demonstrasi lanjutan untuk menolak RUU ekstradisi yang rencananya bakal kembali digelar pada akhir pekan. (Reuters/Tyrone Siu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situasi di Hong Kong dilaporkan berangsur normal menjelang demonstrasi lanjutan untuk menolak rancangan undang-undang ekstradisi yang rencananya bakal kembali digelar pada akhir pekan.

Reuters melaporkan bahwa ruas-ruas jalan di Hong Kong kembali ramai pada Jumat (14/6) pagi. Masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa dan bank-bank yang tutup selama demonstrasi berlangsung pada Rabu lalu juga sudah buka.
Kepolisian juga menjaga ketat semua gedung di pusat wilayah salah satu jantung perekonomian Asia tersebut.

Namun, para penggerak massa masih menyerukan demonstrasi lanjutan pada Minggu (16/6). Mereka juga sudah mengajukan izin untuk menggelar aksi lagi sehari setelahnya.


Massa bertekad akan terus berdemonstrasi karena pemerintah Hong Kong tak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan pembahasan RUU ekstradisi.

Proposal aturan ini menyulut amarah warga setempat karena khawatir akan sistem pengadilan China yang kerap bias dan dipolitisasi.

[Gambas:Video CNN]

Amarah publik mulai tinggi sejak Minggu (9/6), ketika ratusan ribu warga menggelar unjuk rasa besar-besaran yang berujung ricuh.

Mereka kemudian kembali menggelar unjuk rasa pada Rabu lalu, ketika parlemen dijadwalkan membahas RUU ekstradisi tersebut.

Meski parlemen membatalkan pembahasan, mereka tetap berunjuk rasa yang kembali berujung ricuh hingga aparat menembakkan gas air mata dan peluru karet. (has/has)