Reuters melaporkan bahwa ruas-ruas jalan di Hong Kong kembali ramai pada Jumat (14/6) pagi. Masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa dan bank-bank yang tutup selama demonstrasi berlangsung pada Rabu lalu juga sudah buka.
Namun, para penggerak massa masih menyerukan demonstrasi lanjutan pada Minggu (16/6). Mereka juga sudah mengajukan izin untuk menggelar aksi lagi sehari setelahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proposal aturan ini menyulut amarah warga setempat karena khawatir akan sistem pengadilan China yang kerap bias dan dipolitisasi.
[Gambas:Video CNN]
Amarah publik mulai tinggi sejak Minggu (9/6), ketika ratusan ribu warga menggelar unjuk rasa besar-besaran yang berujung ricuh.
Mereka kemudian kembali menggelar unjuk rasa pada Rabu lalu, ketika parlemen dijadwalkan membahas RUU ekstradisi tersebut.
Meski parlemen membatalkan pembahasan, mereka tetap berunjuk rasa yang kembali berujung ricuh hingga aparat menembakkan gas air mata dan peluru karet. (has)