Penikaman Polisi Guncang Jepang Jelang KTT G20

CNN Indonesia | Senin, 17/06/2019 11:41 WIB
Penikaman Polisi Guncang Jepang Jelang KTT G20 Ilustrasi polisi Jepang. (AFP Photo/Kazuhiro Nogi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi penikaman terhadap seorang polisi mengguncang Osaka, Senin (17/6), beberapa hari menjelang kehadiran para pemimpin dunia dalam konferensi tingkat tinggi G20 di kota di Jepang tersebut.

Kepolisian Osaka mengatakan kepada AFP bahwa pelaku menikam seorang petugas kepolisian di bagian dada pada Senin pagi.
Mereka pun langsung mengamankan satu pria yang diduga sebagai pelaku penikaman. Pria berusia 33 tahun itu memegang dokumen identitas yang menunjukkan bahwa ia mengidap gangguan jiwa.

Sementara itu, petugas kepolisian yang menjadi korban penikaman saat ini masih dalam kondisi koma. Pistol polisi tersebut ditemukan dalam keadaan satu peluru hilang.


Insiden semacam ini terbilang sangat jarang di Jepang. Penikaman ini pun menjadi sorotan besar, terutama karena Jepang akan menjadi tuan rumah pertemuan G20 pada 28-29 Juni mendatang.
"Kami belum mempelajari dampak insiden ini terhadap rencana keamanan G20," ujar kepala kepolisian Osaka, Takahisa Ishida, keapda media lokal.

Keamanan di Jepang menjadi perhatian menjelang G20 karena sejumlah pemimpin penting akan hadir dalam pertemuan tersebut, seperti Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga Presiden Rusia, Vladimir Putin, hingga Presiden China, Xi Jinping.

Sebelumnya, kepolisian Osaka menyatakan bakal mengerahkan 25 ribu personel selama pertemuan G20 tersebut.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan menjelang G20 pekan depan," kata juru bicara pemerintahan Jepang, Yoshihide Shuga. (has/has)