Seperti dilansir South China Morning Post, Kamis (20/6), menurut pengakuannya, Sung mengambil foto X ketika ia berada di taman bermain. Sedangkan foto Y diambil ketika Sung sedang mengajar si korban di kelas seni.
Sung sengaja mengunggahnya ke internet agar mendapat tambahan poin yang ia butuhkan untuk mengakses konten pornografi lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awalnya, Sung dituduh memperoleh akses komputer dengan maksud tidak jujur. Namun, dalam proses banding pengadilan menyatakan pada April lalu bahwa tuduhan tersebut tidak berlaku dalam kasus pengambilan foto tak senonoh yang dilakukan Sung.
Pelaku tindak asusila terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun jika diadili di pengadilan yang lebih tinggi. Namun, hukuman yang dijatuhkan pengadilan hakim hanya sekitar satu hingga dua tahun.
[Gambas:Video CNN]
Pengadilan tinggi Hong Kong sebelumnya kerap kali menggantung dan tidak menuntaskan kasus asusila yang terjadi. (ajw/ayp)