Suriah Sebut Empat Warga Tewas Akibat Serangan Rudal Israel

CNN Indonesia | Senin, 01/07/2019 11:14 WIB
Israel belum menanggapi laporan jatuhnya korban sipil karena diduga akibat serangan mereka ke Suriah. Ilustrasi serangan di Suriah. (AFP PHOTO / ABDULMONAM EASSA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Empat warga sipil Suriah, termasuk seorang balita, tewas dan 21 orang lainnya terluka akibat serangkaian serangan rudal yang diduga dilakukan oleh Israel pada Minggu (30/6) malam.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan serangan misil itu terjadi di dekat Ibu Kota Damaskus dan di Provinsi Homs.
"Angkatan udara kami menghadapi rudal-rudal musuh yang dijatuhkan oleh jet tempur Israel terhadap beberapa posisi kami di Homs dan di sekitar Damaskus," bunyi laporan SANA mengutip sumber militer Suriah, Senin (1/7).

Seorang koresponden AFP di Damaskus melaporkan memang mendengar ledakan keras pada Minggu malam. Namun, SANA tak memberi rincian jelas terkait lokasi-lokasi yang menjadi target serangan yang diklaim dilakukan Israel itu.


Hingga kini, juru bicara militer Israel juga menolak mengomentari laporan serangan rudal tersebut.
Sementara itu, kelompok pemantau hak asasi di Suriah yang berbasis di Inggris, The Syrian Observatory for Human Rights, menuturkan serangan rudal itu menyasar beberapa pos militer Iran di dekat Damaskus dan menargetkan sebuah pusat penelitian dan bandara militer di sebelah barat Kota Homs.

Wilayah itu disebut dikuasai oleh kelompok Hizbullah dan Iran. Kepala observatorium, Rami Abdel Rahman, menuturkan serangan tersebut melukai beberapa pasukan Iran dan Hizbullah.

Jika benar terkonfirmasi, serangan rudal ini bukan yang pertama kali dilakukan Israel terhadap Suriah. Israel telah meluncurkan ratusan serangan udara ke Suriah sejak awal 2011, ketika perang sipil di negara itu mulai berkecamuk.
Sebagian besar serangan udara Israel ke Suriah menargetkan pasukan Presiden Bashar Al-Assad dan sekutunya, Iran serta Hizbullah. (rds/ayp)