Seperti dilansir AFP, Rabu (10/7), dalam dokumen pengadilan disebutkan kedua marinir AS yang terlibat itu bernama Byron Darnell Law II dan David Javier Salazar-Quintero. Mereka ditangkap penjaga perbatasan AS di Jacumba, California pada 3 Juli lalu.
"Kedua Marinir yang berdinas di Kamp Pendleton, San Diego secara sadar dan sengaja menyelundupkan imigran ke AS untuk mendapat keuntungan finansial," demikian petikan surat dakwaan kedua terdakwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang dilaporkan kedua terdakwa malah saling menyalahkan. Law mengatakan Salazar-Quintero yang menerima perintah melalui ponsel untuk menuju posisi penjemputan. Sedangkan Salazar-Quintero balik menuduh Law yang membujuknya ikut menyelundupkan imigran.
Ketika dikonfirmasi mengenai kasus yang menjerat dua anggotanya, Korps Marinir AS hanya menjawab singkat.
"Kami akan bekerja sama penuh dalam proses penyelidikan kasus ini," kata Juru Bicara Korps Marinir AS, Lettu Cameron Edinburgh.
[Gambas:Video CNN]
Kasus ini bukan yang pertama terjadi. Tercatat sudah ada tiga perkara trafficking yang melibatkan anggota marinir AS yang terungkap yakni pada 2014, 2017 dan 2018. (ayp)