"Selama 24 jam terakhir tidak ada kontak dengan kapal asing termasuk kapal Inggris," demikian pernyataan Garda Revolusi Iran kepada kantor berita FARS, yang dikutip Reuters, Kamis (11/7).
"HMS Montrose terpaksa berada di antara kapal Iran dan British Heritage dan memberi peringatan kepada Iran, dan kemudian mereka menjauh," demikian pernyataan pemerintah Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyitaan itu dilakukan lantaran kapal tanker Iran diduga hendak mengirim minyak ke Suriah, sebuah tindakan yang melanggar sanksi internasional.
Lihat juga:AS Ancam Tingkatkan Sanksi ke Iran |
Sejak itu, AS kembali menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Iran sebagai tekanan agar negara di Timur Tengah itu mau menghentikan tindakan yang dianggap Washington mengancam stabilitas keamanan kawasan.
Baru-baru ini, Iran merespons sanksi AS tersebut dengan kembali melakukan pengayaan uranium dan program nuklirnya.
Pada Mei dan Juni lalu, sejumlah kapal tanker minyak milik Arab Saudi juga disabotase di perairan Oman dan lepas pantai Uni Emirat Arab. AS dan Saudi menuding Iran bertanggung jawab atas sabotase itu.
[Gambas:Video CNN]
Bulan lalu, Iran juga menembak jatuh drone AS di dekat Selat Hormuz. (ayp/ayp)