Menurut laporan kepolisian, pelaku tertangkap di antaranya tujuh orang guru dan sembilan murid yang semuanya adalah warga asing. Namun, polisi tidak memberi informasi rinci lain terkait kewarganegaraan pelaku ataupun fakta-fakta spesifik dari kasus ini.
Juru bicara itu mengatakan bahwa pihak kedutaan belum mengkonfirmasi apakah penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus narkoba atau tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, pada pekan ini, sekolah bahasa asal Swiss, Education First yang mengembangkan cabangnya di China, akhirnya mengeluarkan sebuah pernyataan pengakuan bahwa seorang tersangka dalam kasus narkoba itu berasal dari salah satu sekolahnya di Xuzhou.
Dalam hukum yang berlaku di China, pelaku kasus narkoba terancam kurungan penjara dalam waktu yang cukup panjang. Sementara, mereka yang melakukan perdagangan narkoba terancam hukuman mati.
Tahun ini, China sempat menghukum mati dua warga Kanada karena terlibat perdagangan narkoba. Hal ini pun menyebabkan hubungan diplomatik Beijing dengan Vancouver memburuk.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintah China merasa geram dengan penangkapan yang dilakukan Vancouver terhadap salah satu direktur Huawei, Meng Wanzhou, atas permintaan Amerika Serikat karena Meng diduga berupaya menghindari sanksi AS terhadap Iran.
Akibatnya, banyak yang menduga hukuman mati terhadap dua warga Kanada itu merupakan aksi balas dendam China. (ajw/ayp)