Seperti dilansir Reuters, Selasa (16/7), pengumuman penghentian kegiatan LSM itu disampaikan pada Senin kemarin.
LSM itu menyatakan seluruh operasional mereka sudah berhenti pada 11 Juli lalu. Lembaga itu dibentuk dua tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biden digadang-gadang menjadi pesaing berat bagi siapa pun yang masuk dalam bursa capres AS. Sebelum Biden mengumumkan pencalonan saja, sejumlah lembaga survei sudah menunjukkan popularitas mantan wapres tersebut.
Biden sendiri memang kerap menjadi sorotan publik karena berbagai masalah terkait keluarganya.
Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kedua putranya, yakni Hunter dan Beau Biden, terluka parah.
Pada 2015, Joe Biden harus kembali merelakan putra sulungnya, Beau Biden, yang meninggal karena mengidap kanker.
Peristiwa itu lantas mengakibatkan Biden gagal menjadi kandidat calon presiden periode 2016 mewakili Partai Demokrat.
Biden bakal bersaing dengan presiden petahana Donald Trump dari Partai Republik. Biden sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat keras mengkritik Trump, terutama terkait kebijakan dan perilaku kekanakan sang presiden.
[Gambas:Video CNN]
Dalam kampanye konvensi Partai Demokrat, Biden menyatakan mengusung program kesehatan bagi masyarakat AS. Dia menyatakan program itu butuh biaya sebesar US$750 miliar (sekitar Rp1044 triliun). Anggaran itu akan diambil dari subsidi silang nilai pajak para kalangan kelas atas yang dinaikkan serta pajak pasar modal. (ayp)