Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/8), pemerintah Serbia dilaporkan memberikan status kewarganegaraan kepada Yingluck pada 27 Juni lalu. Mereka menyatakan mempunyai alasan khusus untuk membuat keputusan itu.
Surat kabar Serbia menuliskan laporan soal pemberian kewarganegaraan Serbia kepada Yingluck pada Kamis (8/8) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahkamah Thailand menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada Yingluck. Dia diduga melakukan korupsi dalam kebijakan subsidi beras.
Akan tetapi, Yingluck berhasil kabur dari Negeri Gajah Putih dan sempat bermukim di London, Inggris serta Dubai. Alhasil putusan itu dibacakan secara in absensia.
Yingluck menyatakan tidak bersalah dalam perkara itu. Senasib seperti sang kakak, Yingluck yang berkuasa sejak 2011 harus turun dari kekuasaannya karena kudeta tiga tahun kemudian.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintah Thailand dilaporkan pernah meminta Inggris memulangkan Yingluck. Kini status Yingluck adalah buronan aparat keamanan Thailand. (ayp/ayp)