Seperti dilansir CNN, Selasa (13/8), Manshaus duduk di kursi pesakitan dengan kondisi kedua mata lebam dan luka-luka di wajah serta leher. Meski demikian, Kepolisian Oslo dan kuasa hukum Manshaus belum memberikan komentar.
"Jaksa mengajukan permintaan isolasi terhadap tersangka, sebab pada tahap awal penyelidikan tersangka belum memberikan keterangan yang cukup," demikian isi pernyataan kepolisian setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari lokasi kejadian polisi menyita dua senjata api. Mereka juga menemukan sebuah kamera aksi GoPro yang dipasang pada helm tersangka dengan tujuan merekam perbuatannya.
Hal itu sama seperti yang dilakukan oleh pelaku teror terhadap dua masjid di Selandia Baru, Brenton Harrison Tarrant. Dia juga merekam aksinya menembaki jemaah masjid dengan kamera aksi.
Polisi juga menggeledah rumah tersangka. Di sana mereka menemukan jasad seorang perempuan yang diduga adalah saudara tiri Manshaus, Johanne Zhangjia Ihle-Hansen (17).
[Gambas:Video CNN]
Menurut keterangan polisi, Manshaus diduga adalah penganut ideologi ekstrem kanan. Dia mengidolakan Vidkun Quisling, seorang pemimpin Norwegia di masa pendudukan Nazi saat Perang Dunia II. (ayp/ayp)