Puluhan Tahun Alami Epilepsi, Ternyata Ada Cacing Dalam Otak

CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 02:07 WIB
Puluhan Tahun Alami Epilepsi, Ternyata Ada Cacing Dalam Otak Ilustrasi cacing. (Pixabay/Natfot)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dokter di China menemukan cacing bersarang di dalam otak seorang pasien. Pria asal Jianxi itu diketahui menderita sakit kepala dan epilepsi selama 30 tahun.

Dilansir dari Asiaone, cacing sepanjang 10 sentimeter itu mengakibatkan luka di dalam otak yang memicu gejala epilepsi.


Pria bernama Zhang itu awalnya mengalami epilepsi pertama pada tahun 1989 ketika sedang bermain kartu.


Awalnya ia mengalami kejang pada lengan dan kaki, namun kemudian busa muncul dari mulutnya dan ia kehilangan kesadaran.

Keluarga membawa Zhang ke rumah sakit setempat. Oleh dokter dia didiagnosa mengalami epilepsi dan diberikan obat pencegahan.

[Gambas:Video CNN]

Meskipun obatnya diminum secara rutin, sesekali ia tetap menderita serangan kecil serta sakit kepala berkepanjangan dan nyaris pingsan.

Zhang mengabaikan berbagai gejala tersebut hingga akhirnya ia hampir kehilangan nyawa setelah epilepsinya kumat ketika berada dalam sebuah kebakaran pada tahun 2015.

Kondisinya semakin lama kian parah hingga ia mengalami epilepsi akut setiap bulan. Ia telah berkunjung ke berbagai rumah sakit, namun hasilnya selalu sama.


Namun pada Juli lalu, dokter menemukan seekor parasit di dalam otaknya melalui tes Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang mengungkap adanya luka di bagian kanan otak. Tes darah juga menunjukkan keberadaan parasit di dalam tubuh Zhang.

Wu Jie, pemimpin departemen neurologi Rumah Sakit Otak Guangdong 999, menyatakan timnya berhasil melakukan operasi pengangkatan cacing sepanjang 10 sentimeter dari otak bagian kanan Zhang.


Menurut Wu, cacing tersebut masuk ke tubuh Zhang dari air sungai yang kurang bersih.

Selain dari makanan dan minuman yang tidak bersih, parasit juga dapat masuk dari permukaan kulit. Hal itu diketahui setelah seorang wanita di Malaysia kemasukan parasit usai berjalan tanpa alas kaki di pantai. (fls/dea)