Pakistan Bakal Tutup Jalur Dagang dan Udara India

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 13:21 WIB
Pakistan Bakal Tutup Jalur Dagang dan Udara India Ilustrasi konflik di kawasan Kashmir bagian India. (REUTERS/Danish Siddiqui)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, berencana menutup jalur perdagangan India menuju Afghanistan melalui negaranya. Hal itu adalah dampak ketegangan kedua negara terkait kisruh Kashmir.

Khan juga berencana menutup seluruh jalur udara India yang harus melewati negaranya.
"PM Khan tengah mempertimbangkan menutup wilayah udara India sepenuhnya," kata Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pakistan, Fawad Chaudhry, melalui akun Twitternya, Rabu (28/8).

"Melarang penggunaan wilayah Pakistan sebagai jalur perdagangan India menuju Afghanistan juga masuk dalam pertimbangan rapat kabinet. Formalitas legal terkait keputusan ini sedang dipertimbangkan," kata Chaudhry seperti dilansir Reuters.




Chaudhry tak menjelaskan detail terkait rencana Khan itu dalam kicauannya.

Pejabat senior Pakistan lainnya juga tak segera dapat dimintai komentar. Namun, langkah ini dipertimbangkan Pakistan menyusul ketegangan antara Islamabad dan New Delhi terkait pencabutan status otononi Kashmir pada awal Agustus lalu.

Pencabutan status istimewa Kashmir dilakukan menyusul bentrok antara tentara India dan kelompok militan di wilayah itu sekitar akhir Juli lalu. Insiden itu menewaskan empat personel India dan tiga anggota militan.

Sejak itu, India membatasi pergerakan warga di Kashmir, wilayah yang memiliki mayoritas penduduk Muslim. New Delhi bahkan sempat menerapkan jam malam hingga mencabut akses komunikasi dan internet di wilayah bergejolak itu.
Pencabutan otonomi Kashmir memicu kecaman dari Pakistan. Kedua negara bertikai memperebutkan wilayah tersebut selama sejak puluhan tahun lalu.

Pakistan sebelumnya menganggap akan menarik duta besarnya di New Delhi dan mengusir dubes India di Islamabad. Pemerintahan Khan bahkan berupaya membawa isu Kashmir ke Dewan Keamanan PBB.

Februari lalu, Pakistan juga menutup wilayah udaranya selama empat bulan setelah bentrok dengan India di Kashmir. Kedua negara sempat saling meluncurkan serangan udara dan menembak jatuh jet tempur di wilayah Kashmir.

Bentrokan militer kedua negara terjadi usai kelompok militan yang disebut bersembunyi di Pakistan menyerang konvoi militer India di perbatasan kedua negara di Kashmir.

[Gambas:Video CNN] (rds/ayp)