Israel dan Hizbullah Saling Kirim Roket di Perbatasan Libanon

CNN Indonesia | Minggu, 01/09/2019 23:37 WIB
Israel dan Hizbullah Saling Kirim Roket di Perbatasan Libanon Ilustrasi serangan roket. (AFP/Said KHATIB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Militer Israel menggempur wilayah perbatasan Libanon selatan dengan rudal sebagai balasan setelah Hizbullah dituding telah menembakkan roket antitank, Minggu (1/9).

Namun, seperti dilansir AFP sekitar pukul 22.52 WIB, Israel menyatakan saling tukar tembak roket dengan militan Hizbullah di Libanon hari ini telah berakhir. Tak ada korban fatal disebutkan yang jatuh dari pihak Israel dalam saling tembak roket tersebut, sementara dari pihak Hizbullah belum diketahui.

"Saling tembak di dekat Avivim, pertukaran tembakan roket, sudah berakhir seluruhnya," ujar juru bicara militer Israel, Jonathan Conricus kepada wartawan



Sebelumnya, Conricus menyatakan serangan pihaknya adalah respon atas gempuran dari Hizbullah yang terjadi sebelumnya ke basis militer Israel di sana. Beberapa target berhasil terkena serangan dari Hibullah tersebut.

Saat saling gempur terjadi, seperti dilansir AP, Perdana Menteri Libanon Saad Hariri dikabarkan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeop juga penasihat Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk meminta dua negara tersebut mengintervensi situasi yang terjadi.

Dalam serangan ke wilayah Libanon, rudal Israel dikonsentrasikan ke kawasan perbatasan yang dekat dengan desa Maroun el-Ras dan Yaroun.
(AFP, Reuters, AP/kid)