Saudi Kecam Rencana Netanyahu Caplok Wilayah di Tepi Barat

CNN Indonesia | Rabu, 11/09/2019 07:38 WIB
Saudi Kecam Rencana Netanyahu Caplok Wilayah di Tepi Barat Arab Saudi mengecam tekad Benjamin Netanyahu untuk mencaplok wilayah Lembah Yordan di Tepi Barat jika kembali terpilih menjadi PM Israel dalam pemilu. (Reuters/Ronen Zvulun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arab Saudi mengecam tekad Benjamin Netanyahu untuk mencaplok wilayah Lembah Yordan di Tepi Barat jika kembali terpilih menjadi perdana menteri Israel dalam pemilihan umum pekan depan.

"Kerajaan mengecam dan menolak. Kerajaan menegaskan deklarasi tersebut sangat berbahaya terhadap rakyat Palestina dan menunjukkan pelanggaran nyata terhadap piagam PBB dan prinsip hukum internasional," demikian pernyataan pengadilan Saudi yang dikutip AFP.
Dalam pernyataan yang dirilis Badan Pers Saudi (SPA) itu, Saudi juga mendesak "pertemuan darurat" menteri luar negeri dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OIC).

Saudi mendesak komunitas internasional untuk "mengecam dan menolak deklarasi itu dan menganggap langkah apa pun akibat keputusan itu sebagai omong kosong."


Netanyahu sendiri melontarkan tekad untuk mencaplok Lembah Yordan saat ia bersiap berkampanye pada 17 September lalu.
Saat itu, Netanyahu juga menggaungkan kembali janjinya unutk mencaplok wilayah permukman Israel di Tepi Barat jika menang pemilu.

Pakar menganggap Netanyahu sedang menghalalkan segala cara untuk menang dalam pemilu di tengah penyelidikan serangkaian kasus korupsi yang menggerus popularitasnya.

[Gambas:Video CNN]

Ia bahkan dilaporkan bakal hadir dalam sidang dakwaan salah satu skandal korupsi yang menyeret namanya pada Oktober mendatang.

Tuduhan korupsi itu sudah dijatuhkan atas Netanyahu sejak awal 2017 lalu. Selain itu, ia juga diduga terlibat dalam tiga kasus korupsi berbeda. (has/has)