Puluhan Jasad Termutilasi Ditemukan di Meksiko

CNN Indonesia | Rabu, 18/09/2019 07:31 WIB
Puluhan Jasad Termutilasi Ditemukan di Meksiko Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/Sestovic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 44 jasad ditemukan terkubur dalam keadaan terbungkus kantong plastik hitam di sebuah wilayah tambang di negara bagian Jalisco, Meksiko.

Dilansir dari The Sun, Senin (16/9), penemuan ini muncul setelah masyarakat setempat berulang kali mengeluhkan bau busuk serta banyak lalat di wilayah yang telah di ditinggalkan beberapa tahun lalu.

Polisi kemudian datang untuk menggali tambang tersebut dengan alat berat karena sejumlah jenazah itu ditimbun di dalam tanah.


Setelah wilayah tersebut digali, mereka kemudian menemukan 119 kantong lainnya yang berisi sisa-sisa tubuh manusia yang telah dimutilasi.


"Ini membuat saya sedih dengan berbicara mengenai hal ini, namun masyarakat memiliki hak untuk tahu apa yang sedang terjadi," ujar Kepala Kabinet Keamanan Jalisco, Macedonio Tamez Guajardo kepada media asal Meksiko, Milenio.

Dikutip dari Fox News, ia menambahkan bahwa jasad-jasad tersebut ditemukan dalam berbagai kondisi. Petugas sebelumnya berhasil mengidentifikasi sekitar 37 orang, tetapi Institut Ilmu Forensik Jalisco menambahkannya menjadi 44 orang pada Jumat pekan lalu.

Akibat kondisi jasad-jasad yang termutilasi, para petugas forensik berupaya untuk menyatukan berbagai bagian tubuh demi mempermudah proses identifikasi para korban.

"Ini adalah pekerjaan forensik yang sangat rumit karena banyak mayat yang harus disatukan lebih dahulu sesegera mungkin. Kemudian mereka harus mengidentifikasi mereka," kata Guajardo.


Belum ada keterangan pasti mengenai penyebab kematian para korban, tetapi kepolisian sedang memeriksa berbagai kemungkinan petunjuk.

Tidak hanya itu, mereka juga menyebutkan bahwa banyak di antara jasad-jasad itu memiliki catatan kriminal.

Media setempat melaporkan, mereka kini masih memeriksa adanya keterkaitan antara pembunuhan tersebut dengan penemuan enam jasad di dalam sebuah rumah dengan kejahatan yang terorganisir pada bulan lalu.

Penemuan di dalam kuburan massal itu merupakan kejadian kedua di wilayah tersebut pada tahun ini. Sebelumnya petugas menemukan 34 jasad dalam dua lokasi terpisah di Jalisco pada Mei lalu.

Negara bagian Jalisco merupakan markas kelompok Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG). Mereka merupakan salah satu kelompok kejahatan yang paling kuat dan paling berani di Meksiko, yang pernah menembak sebuah helikopter tentara Meksiko dengan peluncur roket.

[Gambas:Video CNN]

Sejak perang narkotika meletup pada 2006, lebih dari 40 ribu orang telah hilang seiring penemuan kuburan massal di sekitar pedesaan Meksiko.

Negara tersebut telah mencatat lebih dari 17.600 pembunuhan pada pertengahan pertama 2019. Angka tersebut merupakan yang terbesar sejak 1997. (fls/ayp)