Kepulauan Solomon Akui China, Wapres AS Batalkan Pertemuan

CNN Indonesia | Rabu, 18/09/2019 10:33 WIB
Kepulauan Solomon Akui China, Wapres AS Batalkan Pertemuan Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence. (Andrew Harnik/POOL Via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence membatalkan pertemuan dengan pemimpin Kepulauan Solomon setelah negara Pasifik itu memutus hubungan dengan Taiwan dan beralih ke China.

Kepada Reuters, seorang pejabat senior AS pada Selasa mengatakan Juli lalu Perdana Menteri Solomon Manasseh Sogavare meminta Pence untuk bertemu membahas kemitraan pembangunan.

Rencananya pertemuan dilangsungkan di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York pekan depan.



"Tetapi keputusan Kepulauan Solomon untuk mengubah pengakuan diplomatiknya dari Taiwan ke Republik Rakyat Tiongkok memiliki konsekuensi. Mereka merusak hubungan yang kuat secara historis dengan melakukan ini," kata pejabat itu.

Amerika Serikat meski berseberangan dengan China dalam perdagangan, pertahanan hingga teknologi, tetap menjunjung tinggi kebijakan "satu-China," yang secara resmi mengakui Beijing, bukan Taipei. Namun di sisi lain AS juga membantu Taiwan.

Pence mengkritik China atas apa yang disebut praktik pinjaman "perangkap utang" ke negara-negara kecil, sehingga mengancam kedaulatan mereka. Namun hal itu dibantah China.

[Gambas:Video CNN]

Pemerintah Kepulauan Solomon secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Taiwan dan mengalihkan ke China pada Senin (16/9). Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu mengaku telah mengetahui keputusan tersebut.

Menyusul keputusan itu, Taiwan akan segera menarik diplomat mereka dari Honiara. Taiwan juga berharap Solomon melakukan hal serupa terhadap utusannya. "Pemerintah dengan ini menyatakan pemutusan hubungan diplomatik dengan Kepulauan Solomon dengan segera," kata Wu dikutip AFP.


Kepulauan Solomon, mantan protektorat Inggris, menjadi negara keenam yang beralih pengakuan ke Tiongkok sejak 2016.

Setelah pemutusan hubungan itu, maka kini hanya 16 negara yang memiliki hubungan diplomatik dan mengakui kedaulatan Taiwan. Mereka adalah negara-negara kecil dan kurang berkembang di Amerika Tengah dan Pasifik.

Ada motif ekonomi di balik keputusan Solomon memutus hubungan dengan Taiwan. China telah menawarkan 8,5 juta dolar dana pembangunan kepada Solomon sebelum keputusan itu dibuat.


Beijing mengatakan Kepulauan Solomon bakal memiliki peluang untuk berkembang lebih pesat setelah memutuskan hubungan dengan Taiwan.

Taiwan mendeklarasikan diri menjadi negara berdaulat sejak berakhirnya perang saudara pada 1949. Akan tetapi China masih memandang Taiwan sebagai wilayahnya dan telah bersumpah untuk merebut. (dea)