AS Tolak Permohonan Visa Delegasi Rusia untuk Sidang Umum PBB

CNN Indonesia | Rabu, 25/09/2019 15:14 WIB
AS Tolak Permohonan Visa Delegasi Rusia untuk Sidang Umum PBB Ilustrasi Kremlin, Rusia. (Pixabay/Bluesnap)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Rusia memanggil duta besar Amerika Serikat di Moskow untuk memprotes langkah Washington yang menolak memberikan visa kepada delegasi Rusia, yang berencana menghadiri sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan Dubes AS Jon Huntsman telah dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait hal itu. Namun, kantor berita Rusia menyatakan Huntsman mengutus wakilnya untuk memenuhi panggilan tersebut.

Juru bicara Kemlu Rusia, Maria Zakharova, mengatakan otoritas imigrasi AS telah mengembalikan dokumen pengajuan visa bagi sekitar 10 delegasinya. Ia menuturkan pihak imigrasi AS beralasan permintaan visa diajukan terlalu cepat.


"Ini adalah contoh tindakan dan penghinaan yang keterlaluan oleh Amerika Serikat untuk anggota-anggota PBB, serta kegagalan (AS) untuk memenuhi kewajibannya sebagai negara tuan rumah organisasi dunia," kata Zakharova melalui Facebook pada Selasa (24/9).

Zakharova mengatakan penolakan pengajuan visa ini menunjukkan tindakan mengabaikan hak-hak negara berdaulat dan organisasi internasional dan ketidakmampuan memenuhi kewajiban hukum internasional AS.

Ia menuturkan sikap abai AS tersebut akan menjadi "tema utama pembicaraan" antara Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dan Menlu AS, Mike Pompeo, di sela-sela Majelis Umum PBB pekan ini.

Kremlin berjanji akan merespons dengan tegas penolakan pengajuan visa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Reuters melaporkan kedutaan besar AS di Moskow atau Kemlu AS di Washington belum menanggapi laporan ini. (rds/ayp)