Asisten direktur Divisi Kontra-Terorisme Polisi Diraja Malaysia (E8), Ayob Khan Mydin Pitchay, mengatakan bahwa kedua politikus dari Melaka dan Negri Sembilan tersebut diringkus dalam rangkaian operasi di sejumlah negara bagian pada Kamis (10/10).
"Kedua anggota parlemen tersebut menghadiri upacara Hari Pahlawan LTTE Melaka pada 28 November. Mereka memberikan pidato dan secara terbuka mendukung kelompok teroris dan juga didapati mengirimkan brosur berkaitan dengan LTTE," ujar Ayob seperti dilansir New Straits Times.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ia juga dinyatakan bersalah melukai Komisioner Tinggi Sri Lanka untuk Malaysia di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 4 September 2016. Ia didenda 10 ribu ringgit atas pelanggaran tersebut," ucap Ayob.
[Gambas:Video CNN]
Orang keempat yang ditangkap merupakan agen asuransi di Kuala Lumpur. Kepolisian meyakini ia juga terlibat dalam perencanaan serangan di bandara pada 2016 lalu.
Setelah itu, kepolisian juga menahan seorang sopir taksi dari Sungai Siput, Perak, yang kedapatan merekrut orang untuk masuk ke LTTE.
Tak hanya mereka, dua orang lainnya, yaitu seorang teknisi dari Kulim, Kedah, dan seorang operator di Sungai Buloh juga diringkus. Mereka diduga mendukung LTTE melalui media sosial. (has)