Mahathir Mohamad dan Lee Hsien Loong Hadiri Pelantikan Jokowi

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 19/10/2019 10:28 WIB
Mahathir Mohamad dan Lee Hsien Loong Hadiri Pelantikan Jokowi PM Malaysia Mahathir Mohamad akan menghadiri pelantikan Presiden RI Joko Widodo pada Minggu (20/10). (Dok. Biro Pers Sekretriat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan PM Singapura Lee Hsien Loong dijadwalkan menghadiri pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI terpilih 2019-2014 Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Minggu (20/10).

Berdasarkan rilis resmi pemerintah Malaysia yang diterima CNNIndonesia.com, Mahathir akan ditemani istrinya, Siti Hasmah Mohd Ali, Menteri Luar Negeri Malaysia Saifuddin Abdullah, serta beberapa pejabat tinggi dari Kementerian Luar Negeri Malaysia.

"Kunjungan ini merupakan simbol hubungan bilateral yang hangat dan dekat antara Malaysia dan Indoensia, dan tentu akan memperkuat ikatan persahabatan antar-kedua negara," demikian bunyi pernyataan resmi.

Sementara itu, Lee Hsien Loong secara pribadi akan memberikan selamat kepada Joko Widodo yang terpilih untuk kedua kali menjadi Presiden RI. PM Singapura itu juga akan menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara yang sempat dibahas dalam pertemuan dengan Jokowi awal bulan ini.


Pada pertemuan itu, kedua pemimpin negara sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi digital, perindustrian, wisata, dan infrastruktur.

Sekretariat Presiden sendiri telah menyewa mobil bagi tamu negara yang menghadiri pelantikan.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan mobil yang disiapkan berjumlah 18 unit. Mobil yang disewa adalah kendaraan premium Mercedes-Benz seri S450 dan E300.

Heru menyebut seri Mercedes-Benz S450 dipakai untuk kepala negara sahabat, sementara E300 utusan dari negara sahabat.

"Kami minta yang baru. Jadi ini emang benar-benar baru dari pabrik," kata Heru di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (17/10).

Heru menyebut tamu negara yang hadir antara lain kepala negara atau pemerintahan dari Brunei, Malaysia, Singapura, Australia, Vietnam, Myanmar, China, Filipina. Sementara sejumlah negara mengirim utusannya, seperti Amerika Serikat, Jepang, Thailand, hingga Korea Selatan.
(vws)