Pemimpin Hong Kong Sambangi Masjid Usai Serangan Meriam Air

CNN Indonesia | Senin, 21/10/2019 13:09 WIB
Pemimpin Hong Kong Sambangi Masjid Usai Serangan Meriam Air Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. (AFP Photo/Anthony Wallace)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Hong Kong Carrie Lam dan Kepala Kepolisian Stephen Lo mengunjungi Masjid Kowloon yang dilaporkan terkena serangan meriam air. Semprotan meriam air itu meninggalkan bekas berwarna biru di sepanjang pintu masuk masjid.

Dikutip AFP, masjid tersebut terkena semprot saat aparat kepolisian berusaha membubarkan demonstran, Minggu (20/10).

Dikawal ketat petugas keamanan, Lam dan Lo meninjau masjid itu selama 20 menit, Senin (21/10). Mereka lantas meninggalkan lokasi tanpa berbicara sedikitpun kepada media.



Insiden penyemprotan masjid itu menimbulkan kemarahan di kalangan Muslim setempat dan juga pengunjuk rasa. Polisi menggunakan meriam air dicampur dengan pewarna biru serta cairan lada untuk mengidentifikasi massa yang berlari.

[Gambas:Video CNN]

Kepolisian sendiri sebelumnya sudah menyatakan bahwa semprotan meriam air ke masjid itu tidak disengaja, namun mereka tidak meminta maaf. Menurut perwakilan masjid, dalam kunjungan Senin itu Lam dan Lo sudah meminta maaf secara resmi, dan permintaan maaf telah diterima.

Perwakilan juga berterima kasih kepada jemaah dan warga Hong Kong yang bahu-membahu membersihkan masjid dari cairan.


Masjid Kowloon dibangun pada akhir abad ke-19 untuk melayani tentara Muslim dari India yang saat itu dikuasai Inggris.

Masjid itu kemudian mengalami pemugaran pada awal 1980-an dan menjadi pusat dakwah Islam bagi sekitar 300.000 Muslim Hong Kong.


Saat dikonfirmasi soal permintaan maaf, kantor pemerintah Lam dan polisi tidak menanggapi. Namun, sumber kepolisian mengatakan kepada AFP bahwa kepolisian memang meminta maaf, dan perincian lebih lanjut akan dirilis kemudian. (dea)