Korut Tolak Berunding dengan Korsel soal Resor Gunung Kumgang

CNN Indonesia | Selasa, 29/10/2019 20:35 WIB
Korea Utara menolak ajakan Korea Selatan untuk berunding mengenai resor pariwisata di Gunung Kumgang yang ditolak oleh Kim Jong-un. Korea Utara menolak ajakan Korea Selatan untuk berunding mengenai resor pariwisata di Gunung Kumgang yang ditolak oleh Kim Jong-un. (AFP Photo/Kirill Kudryavtsev)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Utara menolak ajakan Korea Selatan untuk berunding mengenai resor pariwisata di Gunung Kumgang yang ditolak oleh Kim Jong-un.

"Tak ada lagi yang harus dibicarakan dengan Korsel," demikian pernyataan pemerintah Korut yang dikutip AFP, Selasa (29/10).

Korea Selatan mengonfirmasi penolakan tersebut. Menurut Korsel, Korut menganggap tawaran perundingan itu "tidak penting."


Gagasan dialog ini digaungkan setelah Kim Jong-un dilaporkan memerintahkan penghancuran seluruh hotel dan fasilitas turis lainnya yang dibangun Korsel di Gunung Kumgang.
Kantor berita propaganda pemerintah Korut, KCNA, melaporkan bahwa Kim menyampaikan perintah tersebut tak lama setelah mengunjungi gunung di wilayah Korut tersebut pada Rabu (23/10).

Dalam kunjungan tersebut, Kim mengatakan bahwa resor yang dibangun Korsel "sangat campur aduk dan tak punya karakter nasional sama sekali."

Kim pun mengkritik kebijakan mendiang ayahnya, Kim Jong-il, karena terlalu bergantung pada Korsel sehingga membiarkan negara tetangganya tersebut mendirikan hotel di gunung tersebut.
Ia kemudian menekankan bahwa Gunung Kumgang berada di tanah Korut. Dengan demikian, pariwisata di gunung tersebut seharusnya tidak berada di bawah Korsel.

"Kami akan selalu menyambut rekan kami dari Korsel jika mereka mau datang ke Gunung Kumgang setelah dibangun sebagai destinasi wisata internasional," ucap Kim.

[Gambas:Video CNN]
Turis Korsel memang diizinkan mengunjungi Gunung Kumgang sejak 1998 melalui jalur laut. Beberapa tahun setelahnya, tepatnya 2003, mereka dapat berkunjung melalui jalan darat.

Namun, Korsel menghentikan pengiriman turis ke Gunung Kumgang pada 2008 setelah insiden seorang pelancong ditembak mati oleh tentara Korut karena tak sengaja masuk ke area militer. Meski demikian, fasilitas Korsel masih berdiri tegak di gunung tersebut hingga saat ini. (has/has)