FOTO: Derita Imigran dalam Perjalanan Melewati Yaman

AP, CNN Indonesia | Rabu, 06/11/2019 09:31 WIB

, CNN Indonesia -- Ratusan imigran dari benua Afrika mengalami berbagai perlakuan buruk dan hambatan saat melewati Yaman dalam perjalanan mencari suaka ke negara tujuan.

Para imigran mengaku ingin mengubah nasib dengan mencari penghidupan baru di beberapa negara seperti Arab Saudi dan Eropa. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Mereka bercerita kerap mendapat perlakuan buruk dari pelaku perdagangan manusia yang umumnya berasal dari berbagai kelompok etnis dari Yamn dan Ethiopia. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Mereka dilaporkan sering disiksa, dipukul, diperkosa, hingga dibiarkan kelaparan. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Sejumlah imigran yang selamat mendapatkan berbagai luka benda tumpul dan cambukan di beberapa bagian tubuh. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Ada juga yang kurus kering, dan ditemukan meninggal. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Selain mendapat perlakuan buruk, para imigran juga harus menghadapi perjalanan sulit melewati pegunungan, gurun, badai pasir dengan suhu yang sangat panas. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Beberapa di antaranya berhasil masuk dan bekerja menjadi pelayan atau pekerja buruh di Arab Saudi. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Namun lainnya tidak berhasil masuk ke perbatasan dan terjebak di Yaman karena tidak mendapatkan akses ke negara-negara Eropa. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Menurut Organisasi Pengungsi Internasional, angka imigran yang masuk ke Yaman meningkat 50 persen pada tahun 2018 dengan estimasi lebih dari 150 ribu orang. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Namun angka ini diperkirakan akan menurun dengan meningkatnya aturan di perbatasan yang diberlakukan negara Eropa serta beberapa negara yang dilewati imigran seperti Ethiopia. (AP Photo/Nariman El-Mofty)
Ketidakpastian terhadap proses imigrasi membuat para pengungsi kini terlantar hingga tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. (AP Photo/Nariman El-Mofty)