Usai Saudi, Pemberontak Houthi Ancam Serang Uni Emirat Arab

CNN Indonesia | Kamis, 19/09/2019 11:28 WIB
Usai Saudi, Pemberontak Houthi Ancam Serang Uni Emirat Arab Kelompok militan Houthi. (REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemberontak Houthi yang disokong Iran di Yaman mengancam akan menyerang puluhan sasaran di Uni Emirat Arab, termasuk Dubai dan Abu Dhabi.

"Kami mengumumkan bahwa kami memiliki lusinan target di UEA, di antaranya Abu Dhabi dan Dubai, dan mereka dapat menjadi target kapan saja," kata juru bicara militer Houthi, Brigadir Yahya Saree.

UEA adalah bagian dari koalisi yang dipimpin Saudi dalam memerangi Houthi di Yaman. Konflik yang telah berlangsung selama lima tahun itu tak kunjung selesai, dan bahkan telah menghancurkan negara tersebut.



"Jika Anda menginginkan perdamaian dan keamanan fasilitas Anda, dan menara dari kaca yang tidak dapat menahan satu pesawat tak berawak, maka segera tinggalkan Yaman," kata juru bicara Houthi dikutip AFP.

Houthi sebelumnya pernah membuat ancaman terhadap UEA, dan mengklaim serangan, namun Uni Emirat tidak menanggapi.

[Gambas:Video CNN]

Pekan ini mereka mengaku berada di balik serangan drone yang menghancurkan kilang minyak terbesar dunia di Arab Saudi.

Namun Washington dan Riyadh menolak klaim tersebut dan menuding Iran sebagai pelaku serangan.


Houthi mengaku menggempur puluhan sasaran di Arab Saudi. Mereka menyatakan serangan itu telah memperlihatkan lemahnya pertahanan kerajaan Saudi terhadap drone, meskipun mengeluarkan anggaran militer yang sangat besar.

Namun, juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi Turki al-Maliki mengatakan, jangkauan dan ketepatan senjata yang digunakan untuk menargetkan kilang minyak milik perusahaan Saudi Aramco tersebut di luar kemampuan Houthi.


"Terlepas dari upaya Iran untuk membuatnya demikian, mereka tidak berasal dari Yaman." (dea)