Mengutip AFP, Minggu (17/11), Jaksa Penuntut Umum Yazd Mohammad Hadadzadeh mengatakan orang-orang yang ditangkap bukanlah penduduk setempat.
"Menyusul perubahan harga bensin, beberapa orang menyuarakan keberatan mereka. Tetapi, beberapa orang ditangkap, sebagian besar nonpribumi dan non-Yazd karena melakukan tindakan vandalisme," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Demo Ricuh Bolivia, 23 Orang Meninggal |
Sebelumnya diberitakan seorang warga meninggal dunia dalam unjuk rasa di Kota Sirjan. "Sangat disesali ada korban jiwa," tutur Plt Gubernur Sirjan Mohammad Mahmoudabadi.
Ia menegaskan para penjaga keamanan tidak diberi izin untuk melepas tembakan langsung, melainkan melepas tembakan peringatan.
Lihat juga:Unjuk Rasa Kenaikan BBM di Iran, 1 Tewas |
Selain di Sirjan, aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM juga terjadi di kota-kota lain di Iran. Beberapa di antaranya adalah di Abadan, Ahvaz, Bandar Abbas, Birjand, Gachsaran, Khoramshahr, Mahshahr, Mashhad, dan Shiraz.
[Gambas:Video CNN] (bir)