Rombongan Jenazah Kena Bom di Afghanistan, Sekeluarga Tewas

dea, CNN Indonesia | Selasa, 17/12/2019 20:02 WIB
Satu keluarga tewas setelah mobil rombongan jenazah yang mereka tumpangi kena ledakan bom di pinggir jalan di provinsi Khost, bagian timur Afghanistan. Ilustrasi. (Istockphoto/Inhauscreative)
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu keluarga tewas setelah mobil rombongan jenazah yang mereka tumpangi kena ledakan bom di pinggir jalan di provinsi Khost, bagian timur Afghanistan.

Mobil jenis station wagon berisi 10 anggota keluarga itu sedang dalam perjalanan menuju pemakaman di Provinsi Logar. Mereka diduga menginjak bom yang diletakkan di pinggir jalan.

"Para korban termasuk lima pria, dua wanita dan tiga anak-anak semua dari satu keluarga," kata Juru Bicara Gubernur Khost Talib Mangal kepada AFP, Selasa (17/12).


Juru bicara kepolisian Provinsi Logar membenarkan peristiwa itu.


Sementara juru bicara Kementerian Dalam negeri Nasrat Rahimi menduga ledakan itu disebabkan oleh bom milik kelompok Taliban yang diletakkan di sisi jalan. Namun Taliban tidak segera berkomentar.

Khost adalah tenggara Kabul dan berbatasan dengan Pakistan.
[Gambas:Video CNN]
Kekerasan masih menghantui Afghanistan bahkan ketika Amerika Serikat dan Taliban sepakat kembali melanjutkan pembicaraan damai.

Pekan lalu mereka bertemu untuk mencari jalan keluar mengurangi kekerasan dan mencapai gencatan senjata.


Namun lagi-lagi Washington menghentikan pembicaraan damai setelah hari Kamis pekan lalu pangkalan militer AS di Kabul mendapat serangan bom bunuh diri hingga menewaskan dua warga sipil dan puluhan lainnya luka-luka.

Sekitar 13.000 tentara AS sudah berada di Afghanistan selama 18 tahun lamanya. Mereka dikerahkan usai serangan 11 September 2001.


Dalam persyaratan perundingan damai, AS menyatakan hanya akan menyisakan 8000 serdadu di Afghanistan, sebelum ditarik secara keseluruhan. Sebagai gantinya Taliban berjanji tidak akan memberikan tempat persembunyian bagi kelompok teroris. (dea)