FOTO: Perempuan Berjiwa Pemberontak dari Meksiko

AP, CNN Indonesia | Rabu, 01/01/2020 15:11 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 3.000 perempuan berkumpul di daerang otonomi Zapatista di negara bagian Chiapas, Meksiko untuk bersatu melawan patriarki, kekerasan dan kapitalisme.

Mereka menghadiri Pertemuan Internasional Perempuan ke-2 yang didakan oleh Tentara Pembebasan Nasional Zapatista selama empat hari. (AP Photo/Isabel Mateos)
Mereka bersatu untuk kesetaraan gender dan melawan kekerasan. (AP Photo/Isabel Mateos)
Pertemuan itu diresmikan oleh seorang Zapatista yang menyebut dirinya Comandanta Amada. Zapatista umumnya tidak memberikan nama lengkap mereka sebagai langkah pengamanan. (AP Photo/Isabel Mateos)
“Terlihat sederhana untuk dikatakan, tetapi kita tahu ada tempat di dunia di mana kita bisa bahagia dan aman. Karena itu kami ada di sini, sakit dan amarah kami telah membawa kami ke titik ini, kekerasan yang diderita wanita karena kejahatan menjadi wanita,” kata Amada dalam pidato pengukuhan. (AP Photo/Isabel Mateos)
Zapatista memerintah sendiri dan menguasai wilayah besar negara bagian paling selatan Meksiko itu sejak pemberontak bangkit untuk menuntut hak-hak adat yang lebih besar pada Januari 1994. (AP Photo/Isabel Mateos)
Pemerintahan Presiden Carlos Salinas menegosiasikan gencatan senjata lebih dari 25 tahun yang lalu, dan seiring berjalannya waktu pemberontak mendapatkan alasan lain untuk melakukan perlawanan sipil. (AP Photo/Isabel Mateos)
Wanita yang menghadiri pertemuan itu berasal dari berbagai negara seperti Aljazair dan Siberia. Mereka tidur di tenda-tenda perkemahan yang didirikan di tengah-tengah pegunungan hijau. (AP Photo/Isabel Mateos)
Perempuan berbicara di hadapan ratusan orang tentang kekerasan yang mereka hadapi di komunitas, termasuk penganiayaan anak-anak dan migrasi paksa. (AP Photo/Isabel Mateos)
Di saat-saat yang lebih menyenangkan, mereka pergi ke kelas dansa, lokakarya menyulam, dan pelatihan bela diri. (AP Photo/Isabel Mateos)