Kilas Internasional

Pemakaman Soleimani Makan Korban hingga Kasus Reynhard Sinaga

CNN Indonesia | Rabu, 08/01/2020 06:57 WIB
Pemakaman Soleimani Makan Korban hingga Kasus Reynhard Sinaga Ribuan warga sambut jenazah Mayor Jenderal Qasem Soleimani. (HOSSEIN MERSADI / fars news / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Selasa (7/1). Mulai dari puluhan orang tewas saat prosesi pemakaman jenderal top Iran Qassem Soleimani hingga Reynhard Sinaga, warga Indonesia di Manchester dianggap sebagai sosok predator seks terbesar dalam sejarah Inggris.

1. 50 Orang Tewas Terinjak Dalam Pemakaman Jenderal Iran

Sedikitnya 50 orang tewas dan 212 orang lainnya terluka terinjak saat prosesi pemakaman jenderal top Iran yang dibunuh tentara AS pekan lalu, Qassem Soleimani.

Warga Iran yang cemas berkumpul di luar rumah sakit kota untuk memeriksa daftar korban. Mereka menunjukkan foto-foto kerabat mereka yang hilang kepada dokter.


Seorang perawat menangis gembira ketika dia dipertemukan kembali dengan putra remajanya yang hilang setelah kejadian tersebut.

2. Puerto Rico Diguncang Tiga Gempa Susulan Hingga Selasa Petang

Puerto Rico kembali diguncang tiga gempa susulan pada Selasa (7/1) petang. Tiga gempa susulan masing-masing bermagnitudo 6,4 terjadi sesaat sebelum matahari terbenam, magnitudo 6,6 pada pukul 16.24, dan magnitudo 6.0 pada pukul 15.18 waktu setempat.

Delapan orang luka-luka dan satu orang tewas di kota Ponce akibat gempa susulan yang tercatat sebagai rangkaian gempa terbesar di wilayah AS dalam beberapa hari terakhir.
[Gambas:Video CNN]
Walikota Ponce, Mayita Melendez mengatakan beberapa daerah menderita kerusakan parah akibat gempa yang terjadi sejak Senin (6/1) pagi waktu setempat.

3. Reynhard Sinaga, Predator Seks Terbesar di Sejarah Inggris

Reynhard Sinaga, warga Indonesia di Manchester, Inggris dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena memperkosa puluhan pria.

Hakim Pengadilan Manchester, Suzanne Goddard menggambarkan Reynhard sebagai sosok predator seks terbesar dalam sejarah Inggris.

Reynhard dinyatakan bersalah atas kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban dalam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. (dea)