Laporan dibuat berdasarkan informasi sumber mereka di AS dan Irak. Sumber tersebut percaya bahwa kecelakaan disebabkan oleh Iran yang secara tidak sengaja menembak jatuh pesawat tersebut.
Kepercayaan tersebut didasarkan pada kelanjutan analisis data dari satelit, radar dan data elektronik yang dikumpulkan secara rutin oleh militer dan intelijen AS. Dari analisis tersebut diketahui, pesawat jatuh saat Iran meluncurkan rudal kepada pasukan AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya apakah dia pikir itu jatuh secara tidak sengaja, Trump berkata, "Saya tidak tahu. Saya benar-benar tidak tahu ... itu terserah mereka. Pada titik tertentu mereka akan melepaskan kotak hitam. "
[Gambas:Video CNN]
"Idealnya mereka memberikannya kepada Boeing," katanya, tetapi mengatakan memberikannya kepada Prancis atau "negara lain" juga akan baik-baik saja.
Pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines jatuh di Bandara Imam Khomeini di Teheran, Iran Rabu lalu. Pesawat jatuh tak lama setelah lepas landas
Akibat kecelakaan tersebut 176 orang tewas. Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Ali Abedzadeh, mengatakan tidak akan menyerahkan perekam data penerbangan ke Boeing atau Amerika Serikat setelah ditemukan pada hari Rabu.