"Pesawat nirawak tak dikenal menarget kendaraan dan gudang senjata di daerah Albu Kamal, menyebabkan ledakan besar. Setidaknya delapan pejuang Irak tewas," ungkap kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman.
Mengutip AFP, koalisi militer pimpinan Amerika Serikat yang berbasis di Suriah dan Irak membantah pihaknya melancarkan serangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.
[Gambas:Video CNN]
Iran sempat melancarkan serangan dalam dua hari berturut-turut ke markas militer dan kantor kedubes Amerika Serikat di Irak. AS mengatakan tidak ada tentara yang tewas dalam serangan tersebut.
Aksi tersebut merupakan balasan atas serangan pesawat nirawak AS yang menewaskan pemimpin Pasukan Quds, Qasem Soleimani.
Kendati demikian, Trump justru menjatuhi sanksi ekonomi lebih berat atas serangan yang dilakukan Iran. (afp/evn)