Marianne Williamson Mundur dari Kandidat Capres AS
CNN Indonesia
Sabtu, 11 Jan 2020 17:02 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Marianne Williamson mengumumkan mundur dari persaingan kursi presiden pada Jumat (10/1). Pengumuman ini disampaikan hanya beberapa minggu sebelum pemungutan suara internal dimulai.
Sebelumnya, perempuan 67 tahun ini juga gagal memenuhi syarat suara untuk ikut serta dalam debat internal Partai Demokrat pekan depan. Ia juga dianggap sebagai kandidat yang kurang populer di kalangan pendukung Partai Demokrat.
"Mulai hari ini, saya menangguhkan kampanye saya," jelas Williamson yang dimuat dalam situs pribadinya.
"Kami tidak akan bisa mengumpulkan cukup banyak suara dalam pemilihan dari apa yang sudah kami capai saat ini," lanjutnya seperti dilansir Associated Press.
[Gambas:Video CNN]
Perempuan yang lebih dikenal sebagai penulis buku-buku motivasi ini baru saja terdaftar dalam jajak pendapat. Ia tengah berupaya menggalang dana sejak mengajuk diri sebagai kandidat capres pada Januari 2019 lalu.
Dalam pengumuman pengunduran dirinya, ia berharap ide-ide yang disampaikannya tetap bisa dilanjutkan oleh kandidat lain.
Seperti halnya Donald Trump, Williamson juga belum pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik. Kendati kurang dikenal di ranah politik, ia menggunakan profesinya sebagai selebriti sebagai batu loncatan.
Ketika mengumumkan maju sebagai kandidat capres, Williamson sempat mendapat beragam respons.
Pada debat Juli lalu, Williamson sempat menjadi buah bibir setelah ia menyampaikan kecaman atas rasa frustasi warga Amerika yang merasakan ketidakadilan ekonomi dan sosial di bawah kepemimpinan Trump. (ap/evn)
Sebelumnya, perempuan 67 tahun ini juga gagal memenuhi syarat suara untuk ikut serta dalam debat internal Partai Demokrat pekan depan. Ia juga dianggap sebagai kandidat yang kurang populer di kalangan pendukung Partai Demokrat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Perempuan yang lebih dikenal sebagai penulis buku-buku motivasi ini baru saja terdaftar dalam jajak pendapat. Ia tengah berupaya menggalang dana sejak mengajuk diri sebagai kandidat capres pada Januari 2019 lalu.
Dalam pengumuman pengunduran dirinya, ia berharap ide-ide yang disampaikannya tetap bisa dilanjutkan oleh kandidat lain.
Ketika mengumumkan maju sebagai kandidat capres, Williamson sempat mendapat beragam respons.
Pada debat Juli lalu, Williamson sempat menjadi buah bibir setelah ia menyampaikan kecaman atas rasa frustasi warga Amerika yang merasakan ketidakadilan ekonomi dan sosial di bawah kepemimpinan Trump. (ap/evn)