"Saya jelaskan bahwa saya yakin Soleimani kemungkinan akan menyerang empat kedutaan Amerika," klaim Trump saat diwawancara oleh Fox News, Jumat (10/1).
Kendati demikian, Trump tidak dapat menjelaskan secara spesifik kedutaan mana saja yang dimaksud tengah disasar Soleimani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memiliki informasi spesifik tentang ancaman yang akan terjadi, termasuk serangan terhadap kedutaan besar AS," ucapnya kepada media.
[Gambas:Video CNN]
Sebuah informasi yang diungkap oleh The Washington Post terkait rencana operasi pembunuhan terhadap seorang pejabat sekaligus pemodal dan komandan kunci Pasukan Quds elit Iran di Yaman, Abdul Reza Shahlai.
Sumber yang tidak mau diungkap identitasnya itu juga tak bersedia memberikan informasi rinci tentang misi atau bagaimana AS akan membunuh target tersebut. Ia hanya memberikan informasi jika AS menawarkan imbalan hingga US$15 juta bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi mengenai kegiatan keuangan, jaringan, dan rekanan Shahlai.
"Kongres membutuhkan jawaban. Apa yang sepenuhnya direncanakan oleh administrasi Trump untuk membunuh para pejabat Iran? Bagaimana upaya pembunuhan di Yaman ada hubungannya dengana ncaman yang akan segera terjadi," ucap Ro Khanna, politikus Partai Demokrat dalam cuitannya menanggapi berita yang beredar.
Trump diketahui memerintahkan serangan pesawat nirawak yang menewaskan Soleimani dan tiga sosok lainnya tak lama setelah mendarat di bandara internasional di Irak. Akibat serangan tersebut, Iran menyatakan akan melakukan balasan seberat-beratnya.
Iran kemudian melancarkan serangan rudal ke dua basis militer dan kantor kedubes AS di Irak dalam dua hari berturut-turut. Trump menegaskan memberikan sanksi atas sikap Iran dan tidak akan menerjunkan serangan militer. (evn)