Di sela-sela pertemuan puncak tentang krisis Libya di Berlin, Jerman, Johnson mengatakan kepada Putin bahwa hubungan antara London dan Moskow tidak akan kembali normal sampai Rusia mengakhiri "kegiatan destabilisasi-nya".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Johnson mengatakan kepada Putin bahwa mereka berdua memiliki tanggung jawab untuk menangani masalah keamanan internasional termasuk Libya, Suriah, Irak dan Iran.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Skripal sebagai pengkhianat jadi agen ganda. (AFP PHOTO / SPUTNIK / Alexey NIKOLSKY) |
"Perdana menteri mengatakan tidak akan ada normalisasi hubungan bilateral sampai Rusia mengakhiri aktivitas destabilisasi yang mengancam Inggris dan sekutu dan merusak keselamatan warga negara dan keamanan kolektif kami," kata Downing Street.
Rusia diketahui berulang kali menolak tudingan bahwa petugas badan intelijen militernya, GRU, menggunakan agen saraf yang kuat untuk meracuni Skripal sebagai balasan atas tindakannya menjadi agen ganda di Inggris dan negara Barat lainnya.
Mata-mata
Sebelumnya, London dan Washington mengidentifikasi bahwa GRU merupakan alat utama Rusia yang mengancam keamanan kepentingan Barat di luar negeri.
Dua negara bersekutu ini juga menuduh agensi mata-mata itu berusaha meretas pengawas senjata kimia di Den Haag pada 2018 untuk memata-matai investigasinya tentang penggunaan agen saraf di Suriah.
[Gambas:Video CNN]
Para pejabat Inggris telah mengidentifikasi dua orang Rusia yang dicurigai mengirimkan agen saraf ke Salisbury sebagai agen GRU, yakni Alexander Mishkin dan Anatoly Chepiga.
Kedua pria itu memasuki Inggris menggunakan paspor palsu dan tertangkap CCTV berjalan di Inggris selatan tak lama sebelum Skripal dan Yulia ditemukan terpuruk di bangku taman.
Mishkin dan Chepiga kemudian mengatakan kepada televisi Rusia bahwa mereka adalah wisatawan yang pergi ke Salsbury untuk melihat katedral setempat.
(afp/arh)
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut Skripal sebagai pengkhianat jadi agen ganda. (