Kemlu Pastikan Tak Ada WNI di China Terjangkit Virus Corona

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 15:55 WIB
Kemlu Pastikan Tak Ada WNI di China Terjangkit Virus Corona Kemlu memastikan tidak ada WNI di China yang terinfeksi virus corona. (Foto: Hector RETAMAL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Luar Negeri memastikan tak ada Warga Negara Indonesia terutama mahasiswa yang teridentifikasi terjangkit virus corona di Wuhan, China.

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah memastikan hal tersebut setelah Kementeriam Luar Negeri melalui instruksi langsung Menlu Retno Marsudi melakukan video teleconference dengan pejabat otoritas di sana.

"Belum ada laporan. Sampai sekarang kami tidak temukan ada WNI di wilayah tersebut yang terkena N-cov (corona virus)," kata Teuku Faizasyah di Gedung Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (27/1).


Dia juga menjelaskan saat ini ada 243 WNI yang hampir keseluruhan adalah mahasiswa berada di wilayah karantina di China. Mereka semua kata dia dipastikan dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

Bahkan untuk memantau kondisi para WNI yang berada di wilayah karantina ini, pemerintah bekerja sama dengan otoritas China telah membuat jalur komunikasi melalui aplikasi WeChat untuk memantau terus keadaan para WNI ini.

[Gambas:Video CNN]

"Tentunya untuk berikan bantuan yang diperlukan, KBRI Beijing juga telah upayakan bantuan logistik bagi WNI yg berada di daerah karantina," katanya.

Tak hanya itu, terkait opsi-opsi evakuasi terhadap WNI yang saat ini masih menetap di wilayah karantina juga kata dia masih dalam proses pembicaraan.

Yang pasti, pemerintah kata Teuku, meminta agar warga Indonesia yang saat ini tengah berada di wilayah karantina maupun di wilayah lain di China tetap bersikap waspada. Terutama menjaga kebersihan dan segera melakukan pelaporan ke pihak KBRI setempat.

"Pemerintah minta perhatian WNI yang berada di RRC agar meningkatkan kehati-hatian dan melakukan langkah-langkah pencegahan terutama jaga stamina, jaga kesehatan dan kebersihan lingkungan," kata dia.

Tak hanya itu, dia juga menghimbau agar warga negera Indonesia yang ada di dalam negeri memikirkan ulang rencana kunjungan ke RRT dalam waktu dekat.

"Himbauan bagi wni yang ada di dalam negeri adalah agar pertimbangkan kembali rencana kunjungan ke RRT selalu rujuk info resmi dari pemerintah Indonesia," kata dia. (tst/evn)