Pesawat Inggris Angkut Ratusan Warga Keluar dari Wuhan

CNN Indonesia | Jumat, 31/01/2020 15:08 WIB
Pemerintah Inggris telah mengevakuasi warga keluar dari Kota Wuhan, China, yang menjadi sumber wabah virus corona. Virus corona di China. (Hector RETAMAL / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Inggris telah mengevakuasi warga keluar dari Kota Wuhan, China, yang menjadi sumber wabah virus corona.

Pesawat yang disewa pemerintah dilaporkan telah meninggalkan China dan terbang kembali menuju Inggris, Jumat (31/1).

"Ini adalah kabar baik bahwa penerbangan evakuasi kami sekarang telah meninggalkan Wuhan," kata Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.



Seperti dikutip dari CNN, pesawat itu mengangkut 83 warga negara Inggris dan 27 warga Eropa lainnya. Kantor Luar Negeri Inggris menyebut di pesawat itu juga ada petugas medis.

Pesawat meninggalkan Wuhan sekitar pukul 9.45 pagi waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di pangkalan Royal Air Force Brize Norton, London, sekitar pukul 13.00 waktu Inggris.

[Gambas:Video CNN]

"Kami tahu betapa menyedihkan situasi ini bagi mereka. Kami telah bekerja sepanjang waktu untuk menemukan jalan yang aman untuk bisa memulangkan. Kesejahteraan dan keselamatan warga yang terjebak di sana menjadi prioritas utama kami, " ujar dia.

Setelah dari Inggris, pesawat langsung melanjutkan perjalanan menuju Spanyol.


China telah mengisolasi Provinsi Hubei, khususnya wilayah Wuhan yang diduga merupakan tempat asal virus corona. Diyakini virus itu berasal dari binatang yang dijual di pasar setempat.

Kota lain di Hubei juga telah dikarantina termasuk dengan menutup akses transportasi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan status gawat darurat global atas virus tersebut.

Hingga kini jumlah korban meninggal akibat virus mematikan itu telah mencapai 213 orang dan menginfeksi ribuan lainnya.


Selain di China, kasus infeksi virus corona terdeteksi di sejumlah negara, yakni di Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Nepal, Singapura, Australia, Malaysia, Jepang, Kamboja, dan Jerman. Lalu Finlandia, Uni Emirat Arab, Filipina, dan India.

Meski demikian belum ada laporan korban meninggal selain di China.

Selain Inggris, beberapa negara juga sudah memulangkan warganya dari Wuhan, yakni Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Prancis. (dea)