Eropa Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona

CNN Indonesia | Minggu, 16/02/2020 09:54 WIB
Eropa Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Virus Corona Eropa mencatat kematian pertama akibat virus corona dari turis China yang sedang berlibur di Prancis. Ilustrasi. (Xiong Qi/Xinhua via AP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Eropa mencatat kasus kematian pertama akibat virus corona. Kematian akibat virus yang mewabah di Wuhan, Hubei, China, tersebut menimpa turis China di Prancis.

Melansir CNN.com, Sabtu (15/2), korban dipastikan terinfeksi virus corona sebelum meninggal.

Sebelumnya Singapura mengkonfirmasi 5 kasus baru terinfeksi virus corona. Total kasus terinfeksi virus corona sampai saat ini mencapai 72.


Dalam sebuah pernyataan resmi, Kementerian Kesehatan Singapura menyebut kasus virus corona baru tidak memiliki riwayat kunjungan ke China. Infeksi disinyalir tertular dari kasus yang sebelumnya ada.

[Gambas:Video CNN]

Hingga kini dilaporkan sebanyak 69 ribu orang terinfeksi virus corona. Mayoritas pasien berada di daratan China. Sebanyak 1.669 orang meninggal dunia, termasuk 4 orang di luar China.

Meski sudah menyebar ke hampir 30 negara dan memakan banyak korban, Indonesia belum mendeteksi infeksi virus corona. Satu sisi hal ini patut disyukuri, tetapi di sisi lain timbul pertanyaan besar di kalangan masyarakat.

Perlu ada riset mendalam untuk menjawab pertanyaan ini. Namun, ada beberapa kemungkinan virus corona enggan mampir ke Indonesia, yakni virus corona belum terbawa orang yang sudah terinfeksi ke Indonesia, suhu, dan kelembapan yang cukup tinggi di Indonesia dan kekebalan tubuh.

"Virus senang berkembang biak di suhu udara dingin dengan kelembapan rendah," tutur dokter spesialis paru Erlina Burhan beberapa waktu lalu.

(els/bir)