Jumlah Korban Tewas Akibat Corona Mencapai 2.924 Jiwa

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 29/02/2020 14:03 WIB
Jumlah Korban Tewas Akibat Corona Mencapai 2.924 Jiwa Jumlah kematian akibat corona dari China mencapai 2.727 orang. (AFP/Yonhap)
Jakarta, CNN Indonesia -- Total korban meninggal akibat wabah virus corona (Covid-19) mencapai 2.924 pada Sabtu (29/2) siang. Berdasarkan catatan dari peta persebaran virus Corona dari Johns Hopkins CSSE, korban meninggal terbanyak masih berasal dari China Daratan yang mencapai 2.727 korban.

Dari negara lain, tercatat jumlah kematian akibat virus Corona terdapat di Iran sebanyak 34 korban, Italia 21, Korea Selatan 17, Jepang 5 orang, Prancis 2 orang, Hong Kong dua orang, satu orang dari Filipina, dan satu orang dari Taiwan.

Sementara itu, setidaknya telah terkonfirmasi 85.182 orang yang terjangkit virus tersebut. Jumlah itu meningkat dari laporan terakhir sebanyak 64.084 pada Sabtu (22/2) pekan lalu.


Dari jumlah positif terinfeksi, terdapat 39.524 kasus yang dinyatakan sembuh, beberapa di antaranya pun berasal dari China yang mencapai 28.924 orang.

[Gambas:Video CNN]

Seperti dilansir dari AFP, setidaknya terdapat 47 laporan kematian baru akibat terjangkit virus Corona di negara China sejak kemarin. Komisi Kesehatan Negara Tirai Bambu itu pun mencatat kenaikan jumlah pasien yang terjangkit hingga 427 kasus.

Dari jumlah tersebut, 45 orang dilaporkan meninggal di Provinsi Hubei. Sementara satu orang lain meninggal di Beijing dan satu yang lainnya meninggal di Henan.

China pun meyakini bahwa kini peningkatan jumlah kasus corona di negara tersebut menurun jika dibandingkan dari 10 hari yang lalu. Ini juga dibenarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan bahwa saat ini banyak kasus infeksi corona yang terjadi di luar China.

Setidaknya 56 juta orang di Provinsi Hubei masih terkunci di wilayah tersebut sebagai bentuk pengendalian atas penyebaran virus corona (Covid-19). Mereka telah menjalani masa karantina selama lebih dari satu bulan sejak pertama kali Provinsi tersebut ditutup. (mjo/stu)