Angka ini menjadi lonjakan tertinggi dan membuat total infeksi di Negeri Ginseng itu menjadi 2.931 kasus.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KCDC), lebih dari 90 persen dari kasus baru terjadi di Daegu dan provinsi tetangganya Gyeongsang Utara. Ini menjadikan kedua wilayah itu menjadi pusat wabah kasus virus corona di Korsel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total kasus virus corona di Korea Selatan diperkirakan terus bertambah dengan dilakukannya uji kesehatan terhadap 260 ribu jemaat Gereja Shincheonji di Daegu. Wabah itu diduga menyebar dari anggota sekte Shincheonji yang terinfeksi.
[Gambas:Video CNN]
Seorang jemaat wanita berusia 61 tahun yang tertular virus tersebut diketahui menghadiri setidaknya empat kebaktian di Daegu, kota terbesar keempat dengan populasi 2,5 juta. Kini, pemerintah setempat memburu sejumlah anggota sekte tersebut untuk diperiksa kesehatannya.
Menurut KCDC, lebih dari 86 persen kasus penyebaran virus corona di Korea Selatan terjadi di Daegu dan provinsi tetangganya Gyeongsang Utara.
Wakil Menteri Kesehatan Kim Gang-lip menyebut 80 persen dari kasus tersebut dapat disembuhkan dengan pengobatan sebab gejala yang ditunjukkan tergolong "ringan".
Lonjakan kasus yang terkonfirmasi telah menyebabkan banyak penundaan bahkan pembatalan acara, termasuk konser superstar K-pop, BTS dan kejuaraan tenis meja dunia. (wel/ayp)