Diketahui, SPRM menyelidiki kasus korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan mantan perdana menteri Najib Razak setelah kekuasaannya digulingkan oleh pemerintahan reformis di bawah Mahathir Mohamad pada 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latheefa Koya, seorang aktivis hak asasi manusia, mengaku sudah memberi tahu Muhyiddin soal rencana pengunduran dirinya pada awal pekan ini. Dia bersikeras tidak ditekan.
[Gambas:Video CNN]
"Saya juga memberi tahu perdana menteri tentang tindakan dan upaya kami yang berkelanjutan untuk memulihkan uang yang dicuri 1MDB dari luar negeri," katanya dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.
"Dia sepenuhnya mendukung tindakan ini," Latheefa menambahkan.
Selain Latheefa, pada pekan lalu Jaksa Agung Malaysia Tommy Thomas, yang menyusun dakwaan korupsi terhadap Najib Razak, juga mengundurkan diri.
Diketahui, kasus mega-korupsi 1MDB merugikan Malaysia miliaran dolar AS. Najib dan kroni-kroninya disebut menghabiskan uang itu untuk kapal pesiar hingga karya seni mahal.
Pemerintah Mahathir sudah mulai memulihkan uang dari luar negeri yang diduga dijarah dalam kasus tersebut.
Namun, keberadaan koalisi yang baru berkuasa baru, termasuk partai UMNO Najib, dikhawatirkan membuat persidangan yang terkait dengan skandal 1MDB terpengaruh.
(afp/arh)