Arsitek Stadion Olimpiade Barcelona Meninggal karena Corona

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 17:33 WIB
Arsitek Italia Vittorio Gregotti meninggal setelah dinyatakan positif virus corona. Dia merupakansalah satu perancang stadion untuk Olimpiade Barcelona 1992. Arsitek Italia Vittorio Gregotti meninggal setelah dinyatakan positif virus corona. Dia merupakansalah satu perancang stadion untuk Olimpiade Barcelona 1992. (BORIS HORVAT / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Arsitek Italia Vittorio Gregotti dilaporkan meninggal di usia 92 tahun setelah dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Salah satu arsitek yang turut merancang stadion untuk Olimpiade Barcelona 1992 itu tutup usia pada Minggu (15/3), 

Beberapa media setempat menyebut Gregotti sempat dirawat di Milan sebelum mengembuskan nafas terakhir. Dia dinyatakan terinfeksi Covid-19 yang menyebabkan pneumonia.


Dilaporkan AFP, Senin (16/3), Gregotti juga pernah merancang Stadion Merassi di Genova untuk Piala Dunia 1990 di Italia.


Selain stadion, Gregotti disorot berkat gedung teater rancangannya, yakni Grand Theatre de Provence di Prancis dan Gedung Teater Opera Arcimboldi di Milan.

Gedung Arcimboldi yang berstruktur futuristik itu dibangun agar pagelaran teater pada 2002 hingga 2004 tetap berlanjut, sementara Gedung Teater La Scala direnovasi.

[Gambas:Video CNN]

Gregotti juga pernah merancang bangunan distrik perumahan di Shanghai dan pusat budaya Belem di Portugal.

Sebagai penghormatan, sesama arsitek Italia Stefano Boeri mengungkapkan kesedihan dan bela sungkawa di Facebook. Ia menyebut Gregotti sebagai seorang "ahli arsitektur internasional" yang "menciptakan kisah budaya".


Sementara itu, istri Gregotti, Mariana Mazza juga tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama. Namun, media setempat Corriere della Sera tidak menyebutkan secara detail alasan dirawatnya istri Gregotti.

Total virus corona sudah membunuh 1.809 orang di Italia sampai hari ini. Angka itu menjadikan Italia sebagai negara tertinggi kedua kasus kematian akibat virus corona selain China.


Jumlah infeksi di Italia sendiri telah mencapai 24.747. Wilayah Lombardy utara di sekitar Milan tetap menjadi pusat pandemi Eropa, dan dilaporkan terdapat 1.218 kematian atau 67 persen dari total kasus di Italia.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Italia merilis data terbaru korban tewas akibat virus corona, yakni 368 orang, rekor dalam satu hari kasus kematian dari infeksi Covid-19.  (ang/dea)